Mobil Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Sudah Bisa Launching

JAKARTA,BB - Produsen mobil murah kini dapat memproduksi dan memasarkan secara massal produknya. Diantaranya untuk mobil Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Hal tersebut dibenarkan Menteri Perindustrian MS Hidayat Rabu 5 Juni 2013. Menurut Hidayat Presiden  Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 23 Mei 2013 telah menandatangani Peraturan Pemerintah No . 41 Tahun 2013 tentang beleid Low Cost Green Car (LCGC) yang mengatur soal program emisi rendah karbon untuk kendaraan bermotor.

PP tersebut berisi pengaturan program Emisi Rendah Karbon untuk jenis mobil teknologi listrik, mobil bertenaga hybrid, mobil berbahan bakar biofuel, mobil CNG/LGV (Compressed Natural Gas).

Beleid Low Carbon Emission (LCGE) mengatur Pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan diatur berdasarkan  dengan konsumsi bahan bakar minyak mulai dari 20 kilometer per liter hingga 28 kilometer.

"Soal masalah teknis Kementerian Perindustrian tengah menyiapkan KEPMENPERIN yang menyangkut masalah-masalah teknis,"tambahnya

Ia berharap patokan suatu harga yang ditetapkan Kemenkeu terdapat fleksibilitas untuk mengadopsi kemajuan teknologi dan juga untuk safety.

Kabar ini tentunya menjawab teka-teki perilisan mobil murah yang sudah dipemerkan sejumlah produsen. Sebut saja Toyota Agya dan Daihatshu Ayla.

Mobil ini sejak Sepetember 2012 telah diperkenalkan. Bahkan mengalami penundaan perilisan akibat peraturan pemerintah tersebut tak kunjung keluar.

Sementara itu pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku produsen mengaku belum bisa serta merta memasarkan mobil besutannya,

Menurut Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra, sebelum dipasarkan mobil murah harus menjalani tahap audit yang saat ini belum diketahui instansi pengauditnya.

"Proses audit sampai boleh dijual, butuh waktu sekitar 7 minggu,” jelas Amelia ketika diberi tahu bahwa PP telah diterbitkan oleh Sektretariat Negara.

Lalu apakah harga mobil ini masih seperti dulu Rp90 juta hingga Rp110juta? Kita tunggu harga resmi yang dikeluarkan pihak produsen.

Laporan: Cr12/Jan

admin
5 Responses
  1. Johanes Harry Widiyatmoko1 year ago

    klo bisa dibawah 100jt berarti sesuai dengan yg dijanjikan

    Reply
  2. waitingayla1 year ago

    Kmrn nunggu lcgc.. abis ni nunggu audit.. abis itu nunggu apa lg yak

    Reply
  3. Anwarsyah Nur1 year ago

    Kpd Pihak Astra Daihatsu sy kira harus memberikan keterangan TEGAS kapan sesungguhnya D.Ayla dpt dijual ke konsumen. Soalnya para INDENTOR sudah terlalu lama menunggu khususnya di Medan. Makasih

    Reply
  4. Ahmad rivai1 year ago

    Betul. Km juga dari makassar meminta kejelasan Inden Ayla di Daihatsu Makassar. Jika memang tak sanggup memberi kepastian mengapa menerima inden. Semua harus jelas. Inden ini menguntungkan pihak produsen karena dana masyarakat ditamapung sudah hampis 9 bulan.. Bayangkan jika dana tersebut di deposito. Ini harus di audiit pemerintah dan bunganyaa diserahkan kepada penginde. atau disumbangkan ke masyarakat..

    Reply
  5. dzimar saputra1 year ago

    namax murah harusx harga dikisaran 50/60 jt aja…contoh INDIA yg sdh menerapknx .

    Reply

Tinggalkan Komentar