HUT Universitas Terbuka se-Indonesia Dipusatkan di Bantaeng

Universitas Terbuka Banjarmasin, (ilustrasi)

BANTAENG,BB – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 29 Universitas Terbuka (UT) se Indonesia dipusatkan di Kabupaten Bantaeng.

Peringatan ini merupakan kali pertama dilakukan di luar ibukota provinsi se Indonesia, kata Koordinator HUT tingkat Provinsi Drs H Syamsuddin Patang Mpd, MH di Bantaeng, Sabtu 24 Agustus 2013.

Menurutnya, pemilihan Kabupaten Bantaeng sebagai tempat pelaksanaan HUT kali ini karena perkembangan yang ada di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar, ibukota Provinsi Sulsel.

“Ini merupakan penghormatan besar kepada masyarakat di daerah berjuluk Butta Toa yang kini semakin dikenal dengan berbagai inovasi di bawah pimpinan Bupati HM Nurdin Abdullah,” urainya.

Karena itu, ia berharap, masyarakat Bantaeng mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT tahun ini.

Kegiatan tersebut diawali penerimaan mahasiswa baru yang ditandai seleksi tes tulis sdan wawancara untuk 40 orang calon penerima beasiswa 3 T (terjauh, terdepan dan tertinggal).

Ke-40 orang tersebut diseleksi dari 70 orang yang mendaftar untuk jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). ‘’Mereka yang lolos akan diberi beasiswa selama 5 tahun,’’ urainya.

Ia berharap, ke-30 orang yang tersisa juga memperoleh kebijakan,  namun hal tersebut masih menunggu kebijakan pusat.

Kegiatan lainnya, berupa kegiatan sosial donor darah yang akan dilaksanakan di Kodim 1410 Bantaeng, pada hari Minggu 25 Agustus 2013 dan sunatan anak sebanyak 25 orang di kawasan wisata Pantai Marina.

Puncak kegiatan HUT ke 29 perguruan tinggi negeri yang akan diikuti seribuan orang dari berbagai kabupaten di Sulsel, termasuk Rektor UT Prof Dr Ir Tian Belawati dan Perwakilan UT Makassar Dra A Silfana M.Si akan diwarnai gerak jalan santai berhadiah.

Pelaksanaan gerak jalan sebagai puncak kegiatan tersebut digelar 1 September 2013, ujarnya seraya mengatakan, mahasiswa UT di Sulsel mencapai 24 ribu orang (500an di Bantaeng).

Laporan: cr11/PR

Posted by: On: Reply