Merpati Nusantara Airlines Terancam Pailit

oleh

Jakarta,BB- Badai cobaan kini sedang menerpa Merpati Nusantara Airlines (MNA). Hal ini disebabkan karena perusahaan tersebut belum mampu keluar dalam lingkaran krisis keuangan.

Pemerintah sudah menempuh berbagai cara untuk memulihkan perusahaan ini. Dari  pergantian jajaran direksi hingga membentuk anak usaha dan mencari investor baru. Namun segala usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), belum mampu membawa Merpati keluar dari krisis keuangan.

Loading...

Akibat krisis yang dialami, masalah baru juga kian bermunculan. Mulai terancam kepailitan, tuntutan pergantian direksi sampai upaya mogok kerja karyawan yang gajinya belum dibayar pihak perusahaan.

Masalah mogok Kerja, Forum Pegawai Merpati (FPM) mendatangi Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan mengeluhkan gaji yang belum dibayarkan perusahaan sejak November 2013, Desember 2013 dan Januari 2014. Mereka juga menuntut direktur utama merpati, Asep Ekanugraha untuk dicopot dari jabatannya sekarang.

Menanggapi hal tersebut nampaknya Menteri BUMN, Dahlan Iskan tidak menggubris desakan untuk mencopot Asep Ekanugraha dari kursinya.  Dahlan menegaskan bahwa saat ini Merpati sedang mengalami pesakitan jadi wajar apabila ada perpecahan kubu di dalamnya.

Sedangkan Dirut Merpati sendiri enggan berkomentar lebih lanjut tentang gaji karyawan yang tidak kunjung dibayarkan.Tetapi, dia tidak menampik masalah tersebut disebabkan oleh kesulitan keuangan yang dihadapi perseroan. Perusahaan perseroan ini disebut merogoh kocek puluhan miliar rupiah untuk membayar gaji karyawannya per bulan.

Loading...