Butuh Waktu 1 Tahun Untuk Gambar Malam di Kota Bulukumba Ini

BULUKUMBA,BBO – Gegap gempita cahaya lampu kota Bulukumba di malam hari ini diabadikan Wawan Gustiawal. Seorang pecinta fotografi yang memotret dengan remote control dari daratan.

Tentu tak asing lagi dengan nama drone pemotret. Drone atau pesawat mini ini mampu menjelajah udara baik siang maupun malam. Drone dilengkapi kamera utama untuk merekam gambar maupun video. Menurut Wawan, target jepretan dapat dijangkau tergantung spesifikasi drone.

“Kalau yang saya pakai untuk memotret gambar Bundaran Pinisi Bulukumba itu bisa ketinggian mencapai 300 meter”katanya. Bahkan tambah dia, jangkauan dapat mencapai sekira 1,6 kilometer. “Jangkauan pesawat dari remote saya pernah capai 1,6 kilometer. Itu masih bisa lebih jauh tapi takut bisa hilang juga,”ungkapnya.

Pantas saja Wawan berhati-hati saat mengendaliakan drone miliknya. Apalagi jika memaksakan jangkauan terjauh. “Kalau hilang pusing kepala, harga drone seperti itu tak murah, sekira Rp6 juta,”ungkapnya saat dihubungi beritabulukumba.com, Kamis 27 April 2017.


Dia pun bercerita, bahwa mengabadikan gambar di malam hari harus lebih hati-hati. Mengingat kata Dia banyak kabel atau tiang yang kerap tidak terlihat. Mengenai gambar malam yang baru diabadikan di atas kota Bulukumba katanya penuh perjuangan.

“Itu tadi, butuh menabung satu tahun untuk mengumpulkan uang membeli drone tipe DJI Phantom. Tapi saya puas, apalagi kalau sudah main-main remote,”katanya sambil tersenyum.

Bulukumba Drone