BLK Bantaeng Buka Pelatihan Khusus Kerja di Kawasan Industri

oleh

BANTAENG,BB – Pemkab Bantaeng tak main-main dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja. Kini Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng segera membuka pendaftaran peserta pelatihan.

Para alumni BLK Bantaeng berpeluang dapat bekerja di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Kepala BLKI Makassar Andi Muhammad Akbar yang ikut meninjau lokasi pembangunan BLK Bantaeng berharap BLK sudah dibuka tahun 2014. Muhammad Akbar juga berharap tahun Anggaran 2014 nanti sudah bisa dimanfaatkan untuk pelatihan otomotif mobil dan motor serta pelatihan perahu tempel dan tekmek. Pihaknya juga akan mengadakan pelatihan khusus buat para calon tenaga kerja yang terserap di industri smelter, sesuai dengan jabatan pekerjanya nanti.

Loading...

Tim Monitoring Evaluasi Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Bantaeng ditinjau langsung  oleh beberapa pejabat dari Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Kemenaketrans RI, Selasa  11 Februari 2014 lalu. Monev ini dilakukan dalam rangka meninjau secara langsung kondisi terakhir pembangunan BLK Bantaeng yang sumber anggarannya berasal dari APBN Tahun Anggaran 2014.

“Kami datang ke BLK Bantaeng ini, untuk meninjau pembangunan BLK Bantaeng yang dilaksanakan oleh PT. Kanza Sejahtera. Hasilnya baik dan optimal dan sudah selesai 100 persen.” Ujarnya.
Monev Kemenakertrans RI juga tampak hadir Kasubdit Pengembangan Sarana dan Fasilitas Lembaga Pelatihan Surya Lukito, MSc dan Kasie Sarana dan Fasilitas Agung Nurrahmat serta tampak pula hadir Asisten Bidang Pemerintahan Irvandy Langgara, AP dan Kabid. Tenaga Kerja Syahrul Bayan, serta Zuhri, ST dari Dinas PUK Bantaeng, dan perwakilan dari Pelaksana PT. Kanza Sejahtera.

Ungkap Syahrul Bayan selaku Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinsosnakrtrans Bantaeng, bahwa pembangunan BLK Bantaeng ini dibangun diatas areal tanah 15 Ha yang merupakan hibah Pemkab. Bantaeng kepada Kemenakertrans RI dan berlokasi di Desa Baruga Kecamatan Pajukukang, tepatnya di sekitaran Kawasan Pengembangan Wisata Pantai Marina. Untuk tahap pembangunan pertama yang diletakkan batu pertamanya oleh Bapak Gubernur Sulsel H. Syahrul Yasin Limpo dan Dirjen Binalattas Abdul Wahab Bangkona, M.Sc pada tanggal 13 Juli 2013 ini dan menelan biaya anggaran 13,1 M.

Tambah Syahrul Bayan, bahwa untuk pembangunan tahap I ini, telah terbangun Gedung Pengelola BLK, Workshop Otomotif, Workshop Tekmek, Ruang Kelas, dan 2 unit Rumah Dinas serta fasilitas listrik dan air. Dan segera dibangun untuk tahap II nantinya adalah asrama, dan workshop, serta tambahan infrastruktur pagar dan jalan.

Laporan: cr17/Jabbar/Riesa Meylani

Loading...