Bagi FB Harga WhatsApp Rp209 Triliun Itu Murah

oleh

Situs jejaring sosial Facebook membeli WhatsApp dengan harga selangit. Tak tanggung-tanggung bos Facebook Mark Zuckerberg menggelontorkan dana sebesar USD19 miliar atau sekitar Rp209 triliun.

Kenapa pihak FB rela mengeluarkan dana sebesar itu? Dengan asumsi WhatsApp memiliki 450 juta pengguna, maka Facebook menghargai USD42 per pengguna. Seminggu sebelum kesepakatan WhatsApp, Rakuten Jepang membeli Viber sebesar USD900 juta. Viber mengklaim memiliki 280 juta pengguna. Dengan demikian, mereka hanya membayar USD3,21 per pengguna.

Loading...

Seperti dilansir Forbes, pertama, data 280 juta pengguna ini nampaknya tidak akurat. Jumlah aslinya hanya mendekati 100 juta pengguna. Bahkan jika itu benar, Rakuten hanya membayar USD9 per user bukan USD42 seperti Facebook.

Masalahnya, Viber memang bukan aplikasi messaging. Viber merupakan bentuk lain dari Skype yang membuat panggilan telepon ke luar negeri dengan biaya murah. Ini tentu saja berbeda dari WhatsApp atau Line, yang mengutamakan pesan, ditambah aplikasi panggilan gratis. Saat ini, WhatsApp mengumumkan mereka akan mencoba fitur panggilan gratis.

Aplikasi panggilan murah seperti Viber, Skype dan Tango tidak akan pernah dipandang sebagai aplikasi pesan. Ini juga alasan kenapa perusahaan seperti Yahoo, Microsoft dan Google tidak menghentikan aplikasi “chatting” mereka. Mereka adalah produk yang berbeda dibuat pada waktu yang berbeda.

Jadi, aplikasi messaging besar yang masih hidup dan menendang akuisisi pasca-Facebook adalah Line, WeChat, Kik, KakaoTalk, dan BBM. Apakah rumus USD42 per pengguna berlaku untuk mereka semua? Belum tentu.

Ketika berita akuisisi tersiar, harga saham Tencent (pemilik WeChat) di China, dan harga saham Naver (pemilik Line) di Korea turun. Bukan karena para investor khawatir terhadap geografi Facebook sekarang.

Menurut Nomura, alasan penurunan adalah bahwa investor luar negeri telah menilai Line seharga USD73 per pengguna aktif bulanan (monthly active user/MAU). Pada November lalu, Line memiliki 300 juta pengguna terdaftar, naik dari 200 juta tahun sebelumnya. Mereka menargetkan 500 juta pengguna terdaftar pada akhir tahun ini.

Namun, jika Anda menganggap bahwa Line akan memiliki 300 juta MAU pada pertengahan tahun ini, berarti Line bernilai USD22 miliar sekarang. Sebelumnya, Line juga mencari IPO USD30 miliar pada Juni tahun ini. Jika mereka bisa mendapatkan 500 juta MAU tahun depan, ini menunjukkan bahwa nilai Line akan tumbuh menjadi USD365 miliar.

Nomura menghitung, setiap WeChat MAU bernilai USD231. Mereka menganggap bahwa setengah dari valuasi Tencent saat ini, USD140 miliar, terdapat dari pertumbuhan WeChat tahun lalu. Jadi, WeChat sendiri bernilai USD70 miliar. WeChat saat ini memiliki sekitar 300 juta MAU. Tidak lebih banyak dari USD19 miliar WhatsApp.

Bagaimana bisa pengguna WeChat dihargai USD231 per MAU, Line seharga USD73, dan WhatsApp adalah sebesar USD42, sementara Viber senilai USD9?

Tidak seperti di Amerika, di mana satu-satunya cara kita untuk mendapatkan uang dari aplikasi adalah melalui iklan terus-menerus. Sebut saja WeChat dan Line yang menghasilkan uang melalui penjualan stiker, permainan, dan juga membeli barang-barang.

Sebagai contoh, kini Anda dapat membayar taksi dan makanan di China melalui aplikasi WeChat. Hal yang sama juga di terapkan di Thailand baru-baru ini, dan terbukti sukses. Ternyata, jika Anda menggabungkan pengguna, Anda dapat menjual tempat kepada mereka, jadi iklan tidak benar-benar berpengaruh.

Mari kita berasumsi bahwa WhatsApp akan terus tumbuh seperti rumput liar dan mencapai 1 miliar pengguna dalam satu atau dua tahun. Kemudian, mari kita asumsikan mereka mulai mendapatkan setidaknya sebagian pengguna mereka, maka WhatsApp akan bernilai USD73 miliar bukannya USD19 miliar. Jika mereka mendapatkan sebagus Tencent , mereka akan bernilai signifikan lebih dari itu .

KakaoTalk memiliki 130 juta pengguna dan sekarang sedang mengusahakan IPO sebesar USD2 miliar tahun ini. Itu hanya akan memberikan nilai pada pengguna mereka tidak lebih dari USD15.

Sementara, Kik memiliki 100 juta pengguna yang tidak memiliki rencana dikenal IPO. Mereka sukses dengan ponsel di Amerika Utara. Kik masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan telah sangat inovatif dalam hal merangkul HTML5 untuk memungkinkan pengalaman yang lebih baik pada game.

Sebelumnya, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengungkapkan bahwa sebenarnya WhatsApp bernilai lebih dari USD19 miliar. Pernyataan Zuckerberg ini disampaikan dalam sebuah wawancara di Mobile World Congress (MWC) 2014 di Barcelona.

“WhatsApp itu sebenarnya bernilai lebih dari USD19 miliar. Meskipun memang sulit jika dilihat bahwa saat ini WhatsApp belum memiliki pendapatan yang besar, dibandingkan nilai tersebut,” jelas Zuckerberg. (Forbes)

Loading...