Toyota Jepang Juga Beri Bantuan Ambulance ke Jeneponto

oleh

Setelah Kabupaten Bantaeng, Toyota kini melebarkan bantuan ambulance dan pemadam kebakaran (Damkar)-nya ke daerah lain di Sulsel seperti Kotamadya Pare-pare dan Kabupaten Jeneponto.

Industri otomotif terkemuka dunia itu juga menjadwalkan bantuan yang sama untuk Kabupaten Gunung Kidul di Jawa Tengah. Perluasan bantuan tersebut difasilitasi Ketua Perhimpunan Sarjana Dari Jepang (Persada) Sulsel yang juga Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah.

Loading...

Sebagai tanda dimulainya penyerahan bantuan tersebut, Presiden Director Toyota Kochi Motor Corporation Jepang Mr. Tashioka Makoto menandatangani naskah kesepahaman Memorandum of Understanding (MOU) dengan Bupati Kabupaten Jeneponto H Ikhsan Iskandar di Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (25/2).

Penandatanganan naskah MOU tersebut disaksikan Ketua Persada Sulsel yang juga Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu, Ketua DPRD setempat Suaib Sewang dan pimpinan SKPD di daerah itu.
Pada kesempatan tersebut, hadir pula Service Manager Toyota Kochi Mr Yamamoto Kenji dan Direktur Ehime Toyota Jepang Mr Futagami Hidekazu.

Sebelumnya, Presdir Toyota Kochi Motor Coorporation Jepang Mr.Tashioka Makoto juga menandatangani naskah serupa dengan Walikota Parepare Taufan Pawe di Parepare, Senin (24/2) serta MOU dengan Bupati Gunung Kidul Hj Badingah.
Presdir Toyota Kochi Motor Coorporation Jepang Mr Tashioka Makoto mengatakan, selama ini bantuan diberikan kepada Kabupaten Bantaeng dan ternyata banyak membawa manfaat.

Karena itu, ia berharap, bantuan serupa juga membawa manfaat kepada masyarakat Jeneponto dan daerah lain yang mendapat bantuan yang sama memberiikan pelayanan dan mencegah bencana.
Meski begitu, Mr Tashioka Makoto belum menentukan jumlah bantuan ambulance dan unit damkar yang akan diberikan kali ini. ‘’Yang jelas kami akan usahakan dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama, bantuan akan tiba di daerah ini,’’ ujarnya.

Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar menyambut baik, perhatian yang diberikan negeri matahari terbit tersebut terhadap wilayahnya yang difasilitasi Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah.
Bantuan sangat diharapkan, terlebih Jeneponto masih memiliki angka buta huruf dan kemiskinan tertinggi di Sulsel. Kondisi tersebut menjadikan daerah berjarak 90 Km dari Makassar, ibukota Provinsi Sulsel ini masih menjadi daerah tertinggal.

Ikhsan Iskandar berharap, melalui bantuan Negara sahabat Jepang, kerja keras dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana.
‘’Kami juga akan belajar banyak ke Bantaeng untuk membangun sektor investasi. Anggaplah Jeneponto ini juga Bantaeng. Kami sangat bangga memiliki bupati tetangga yang memiliki reputasi nasional,’’ ujar Bupati Jeneponto.

Bantaeng di bawah kepemimpinan HM Nurdin Abdullah kini semakin maju dan memiliki akses yang dikenal diseluruh nusantara. Karena itu, tak ada salahnya, bila Ketua Persada itu juga memberi perhatian ke kabupaten tetangganya, tambah Ikhsan Iskandar.
Sebelumnya, Ketua Persada Sulsel HM Nurdin Abdullah mengatakan, Toyota telah memberi kontribusi dalam bentuk fasilitas umum. Selain bantuan untuk Kabupaten Bantaeng, tahun lalu juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi sebanyak 17 unit ambulance dan Damkar.

Kini Toyota melebarkan bantuan ke daerah tetangga, termasuk Jeneponto, Parepare dan Gunung Kidul di Jawa Tengah. Program kemanusiaan yang dibangun Toyota tersebut telah memberi dampak terhadap peningkatan kesehatan seperti di Bantaeng yang mampu memberi layanan 24 jam.

Karena itu, Toyota semakin respek memberiikan bantuan terutama mencegah kematian ibu dan anak padahal ketika itu, Bantaeng hanya mendapat bantuan ambulance butut.
‘’Kini bantuan yang diberikan semakin modern, bahkan Damkar yang diberikan ke Bantaeng merupakan Damkar terbaru yang belum dimiliki daerah lainnya,’’ terang Nurdin Abdullah.

Laporan: Riesa Meylani/Hms

Loading...