Ini Jawaban Menpan Kisruh CPNS Honorer K2

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA,BB – Kisruh CPNS kategori II (K2) di daerah memang memanas akhir-akhir ini. Apalagi dengan banyaknya CPNS k2 yang diduga bodong atau siluman.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar memahami permasalahan yang disampaikan oleh  tenaga honorer kategori 2 saat menerima perwakilan tenaga honorer  kategori 2 di Jakarta, Rabu (26/02). Secara umum, para honorer itu mempertanyakan, kenapa yang masa kerja sudah lama dan usianya sudah tua tidak lulus. Sedangkan tenaga honorer K2 yang usianya jauh lebih muda justeru banyak yang lulus tes.

Bacaan Lainnya

Bahkan, belakangan banyak aduan bahwa mereka yang lulus ternyata tenaga honorer yang masuknya sudah di atas tahun 2005. Hal ini jelas tidak sesuai dengan ketentuan dalam PP 48/2005 jo. PP. No. 43/2007, dan PP No. 56/2012.

Ditilik dari segi jumlah, tampaknya juga terdapat kejanggalan. Pasalnya, database yang ada semula jumlah tenaga honorer hanya sebanyak 172 ribu. Tetapi peserta tes pada tanggal 3 November 2013 ternyata membludak hingga lebih dari 600 ribu orang.

BACA JUGA:   BKD Bantaeng Langsung Tempel Pengumuman CPNS K2

Bukan mustahil kalau banyak pihak yang melakukan rekayasa, memasukkan orang baru dan memanipulasi data, sehingga honorer lama tersingkir lantaran tesnya kalah dengan yang masih muda-muda. “Saya paham, kalau saudara-saudara yang masa kerjanya lebih lama dan umurnya sudah di atas 40-an, sulit mengalahkan anak-anak yang masih muda,” ujar Menteri Azwar Abubakar yang didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam di kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (26/02).

Apalagi, lanjut Azwar, dalam pengolahan lembar jawab komputer  (LJK) menggunakan komputer, yang tidak bisa membaca usia seseorang, atau masa kerja.

Bagi pemerintah, pertanyaan besarnya adalah bagaimana caranya agar mereka yang tidak memenuhi ketentuan ketiga peraturan pemerintah itu bisa diketahui, sehingga nantinya proses pemberkasannya dibatalkan. “Jangan sampai yang tidak berhak malah mendapat NIP, sementara yang berhak justeru tersingkir,” ujar Menteri.

Kalau ditelusuri lebih lanjut, persoalan ini sebenarnya ada di daerah. Sebab merekalah yang mengusulkan nama-nama peserta tes honorer K2. Setiap usulan peserta itu ditandatangani oleh bupati, walikota atau gubernur selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). “Apakah kalau kesalahan itu terjadi di daerah,  maka pemerintah pusat juga yang harus menanggung kesalahan ini ? Janganlah kami ini dijadikan keranjang sampah, tempat untuk melempar kesalahan yang dilakukan pihak lain,” sergah Azwar Abubakar.

BACA JUGA:   Penetapan Formasi CPNS 2013 Segera Dibagikan

Menteri PANRB tidak ingin satu sama lain melempar masalah, dan lari dari tanggung jawab. Hal ini harus diselesaikan bersama-sama, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam hal ini, Menteri minta para kepala daerah untuk mengusut atau melakukan investigasi guna mencari honorer K2 yang bodong. Tetapi jangan beralasan bahwa usulan itu ditandatangani oleh bupati atau walikota sebelumnya, Sekda sebelumnya, atau Kepala BKD sebelumnya, kemudian sekarang mengatakan bahwa tidak membutuhkan pegawai dengan jabatan yang ada.

Dikatakan, dalam manajemen pemerintahan, mestinya keputusan dari pejabat sebelumnya yang sudah mengikat tetap dijalankan. Termasuk soal penetapan nama-nama honorer K2 ini, meskipun yang bertandatangan bupati periode sebelumnya, tetap harus dilaksanakan. “Jangan sampai ada bupati yang tidak mau menerima nama-nama mereka, tetapi sebaliknya memasukkan nama-nama baru, yang mungkin telah memilihnya menjadi bupati,” tambahnya.

BACA JUGA:   Pengumuman hasil ujian Pegawai BPJS Kesehatan 2014

Karena itu Menteri minta agar para kepala daerah legowo, dan melakukan penelusuran serta investigasi untuk mendapatkan peserta yang benar-benar sesuai dengan ketentuan tiga peraturan pemerintah tersebut di atas.

Sebelum menerima honoer K2 yang berdemo di sekitar Istana Presiden, Menteri Azwar Abubakar juga sempat menerima perwakilan 11 tenaga honorer K2 di media center Kementerian PANRB.

Menteri didampingi Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja dan Kepala Biro Hukum dan Komunikasi dan Informasi Publik, Herman Suryatman. Kepada seluruh honorer K2 yang merasa dirugikan haknya segera melapor kepihak yang berwajib, agar oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab bisa segera dipidanakan.

Terkait dengan penyelesaian honorer K2 ini, Menteri mengibaratkan ibarat menumbuk padi. “Tidak semua padi atau gabah terkena lesung, tetapi semuanya akan menjadi beras, karena gabah satu dengan yang lain saling bergesekan sehingga kulitnya terkelupas,” ujarnya. Adanya laporan  dari para tenaga honorer terhadap honorer lain yang diterima ini seperti gabah yang saling bergesekan.

Laporan: Ags/sgt/HUMAS MENPANRB

27 Komentar

  1. KALAU MEMANG ANDA PUNYA NIAT LOLOSKAN HONORER ASLI,CARANYA SK HONORER YANG DITANDA TANGANI GEBERNUR,BUPATI,WALIKOTA SAJA YANG ANDA REKRUT,DENGAN BEGITU SAJA SUDAH SAH UNTUK MENJADI PNS,. TOLONG PAK MENPAN JANGAN TERBELIT BELIT,. KAMI SUDAH LELAH DAN MENGABDI SEKIAN LAMA..
    SK HONORER 2 JANUARI 2005. SAH,. DITANDA TANGANI OLEH WALIKOTA LHOKSEUMAWE,ACEH

  2. sebenarnya yang kacau itu pelakunya contoh kekacauanya adalah :
    1. sebelum pelaksanaan tes passing grade tidak di umumkan terlebih dahulu. harusnya di umumkan terlebih dahulu
    2. saat pengumuman hasil harusnya di cantumkan nilainya,masa kerjanya. umurnya.
    3. sesuai dengan pp 56 th 2012 bahwa yang masuk honorer k2 adalah yang bekerja minimal 1 tahun per 31 desember 2005. pada tahun 2006 udah ada uji publik . mengapa ada uji publik tahun 2012. sehingga banyak yang bodong.alias memalsukan masa kerja,data dll.

  3. sebelum mengikuti tes masyarakat diberikan waktu 1 minggu untuk complain atau mengadukan sekiranya ada tenaga K2 yang bodong tetapi semuanya diam membisu. sampai pada pengumuman kelulusan baru semua ramai-ramai mengadukan satu sama lain. saya yakin kalo yang mengadukan ke MENPAN dan BKN juga datanya belum tentu valid alias asli. kita legowo saja kalo memang belum lulus kali ini. toh ada tes berikutnya. banyak sekali soal-soal di situs internet yang bisa di download untuk menjadi bahan acuan dalam mempersiapkan diri. semoga tenaga K2 lainnya yang belum lulus dapat mempersiapkan diri lebih baik lagi segingga bisa lulus TKB dam TKD nanti… good luck!!!!

  4. klo sistemnya sih sudah bagus, tpi yang kacau itu pelaku yang melaksanakan sistem itu. sehingga yang terjadi adalah, misal yang keliru itu satu tapi semua kena. ini adalah pengalaman pahit sebagai bahan pembelajaran dan ini juga termasuk ulah kita sendiri kurang mempunyai sikap jentle….men !

  5. Surat Edaran Menpan Nomorn 05 Tahun 2010, Provinsi, Kab/Kota hanya menginventarisir tenaga honorer kemudian diusulkan kepusat sebagai bahan untuk diverifikasi dan validasi tim verifikasi dan validasi nasional. Kalau begini, ‘SENGSARA MEMBAWA NIKMAT”. Sengsara di Kabupaten Kota sebagai kambing hitamnya, Nikmatnya di Menpan, Panselnas, dan para tenaga Honorer Kategori II.
    1. Klo saudara2ku tau bahwa teman anda membuat SK mundur, knp anda tidak komplain pada saat itu sehingga tidak diikutkan Ujian TKD dan TKB, knp mesti sekarang baru diributkan????.
    2. Apakah ada jaminan klo semisal ada yang fiktif terus anda yang termasuk kategori 100% memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku????.
    3. Apakah ada jaminan 100% klo yang anda tuding fiktif tidak ikut ujian TKD dan TKB lalu anda dipastikan lulus????.
    4. Bagi yang lulus sekarang itu dikarenakan apakah betul-betul lulus karena hasil kompetensi, kuantitas dan kualitas anda atau karena ANDA LULUS CUMA GARA2 SYSTEM PANSELNAS YANG KACAU????

  6. Bp. Menpan Yth, kalau dari dulu sistem pengangkatan CPNS mendahulukan yg lama ya tidak terjadi seperti sekarang, apa artinya mengabdi hingga 30 Th + umur udah 50 Th, kan dulu janjinya diangkat semua tidak pakai test,kenyataanya bgm? tlg diperhatikan kami2 yg udah lama data itu falid wong jadi PTT TMT 1984, udah di koreksi BKD + Inspektorat syaratnya tetek bengek, trims.

  7. Yang lebih miris honor di suasata th 2007 krna ada info ka 2 cepet cepet buat sk mundur di negri e ternyata lulus saya yang honor 2005 di pemda ga bsa ikutan krna selisih bulan saya hanya bisa ngurut dada aja apa lagi sk saya sk bupati tambah ga bisa ikut

  8. maklum aja maling teriak maling, malingnya yang lulus pakai data yang orangnya kepseknya sudah wafat atau uda pensiun padahal pada waktu mereka masih menjabat orang-orang tersebut belum pada kerja disitu. yang lebih lucunya orang bkd provinsinya juga maling juga kok bisa lolos data tersebut padahal data tersebut kan dikendalikan oleh bkd berarti sarang malingnya berada staf dibkd provinsi,orang bkdnya pakai nyangkal lagi dan pada cuci tangan

  9. Waduh… boro2 mengadukan y datany bodong, dulu aj waktu pendataan K2 temen sy ada y berbohong trs ada y mengadukan eh…. malah d kucilkan se kecamatan sampe benci bgt sma y mengadukan bahkan kmrn waktu pendataan tunjangan akademik para operator d kantor UPTD masih menyalahkan y mengadukan krna temenny itu tdk masuk K2 alias d coret… pa menteri bisa aj bicara “silakan mengadu kl ad y bodong datanya” kenyataanny rakyat kecil tetap aj d bungkam mulutny… bicara sedikit d kucilkan… krna itu sy ingin jdi pejabat y tinggi jdi kl ad y ga jujur sy pecat… maaf ya kl boleh pesan kl ingin melakukan sesuatu ingat malaikat kanan kiri y mencatat segalany… kl ingat itu pasti slalu berusaha sebaik mungkin dlm bertindak….

  10. Sy slah 1 korban terparah ϑȋ̊ indonesia,sy msk dtbase dr th 2006 sampe msk K1 dioper lg ke K2 ‘n TDK Lolos..sy adh honor pusat dibyar APBN ‘n akhir th 2013 kmrn sy sdh tdk åϑå perpanjang kontrak krn tenaga spt sy sdh diangkat semua ϑȋ̊ Indonesia,mna KADIS Pend.kami tdk perhatian lg..FUCK All !!

  11. yang pasti negara indonesia membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan cerdas. di daerahku banyak yang tidak lolos k2, karena mereka kurang cerdas. bahkan ada yang tidak bisa membaca. bagaimana jadinya jikalau semua tenaga kepegawaian yang lolos k2 seperti itu, bagaimana nasib anak bangsa dan negara ini??? semua sudah di atur oleh yang Maha Kuasa, tinggal kita berdoa saja. kl belum lulus berarti belum di beri ridha oleh yang Maha Kuasa. sabar saja bagi yang tidak lolos,rizki bukan dari PNS tapi dari Yang Maha Kuasa. ingat itu…!!!

  12. Kalo mau verifikasi data k2.yg. Lulus dari data laporan bulanan sekolah aja pak di situ br. Kelihatan yg dilkirim setiap bln

  13. saya salut BKD Kulonprogo, DIY.. uji publik sampai 2x.. dari jumlah sekian, berkurang menjadi 240an dengan verivikasi yang ketat… tapi akhirnya tetap yang lolos ujian 109 orang. saya yg mengabdi dari 2002,,benar2 mengajar ta terputus,termasuk yg tidak lolos …nasib saya…

  14. Tolong berpedoman pd data base yg berjumlah cuma 172 orang sj ƍäª usah neko2 lah kasihanilah kami yg benar2 mengabdi demi anak2 bangsa jgn sepelekan kami ,jgn zolimin kami.

  15. benar pa mentri,kalau mau liat data yg aslinya ngak susah2 repot2, ambil aja data yg dulu rekan2 didata mendapatkan tunjangan fungsional pertama keluar sekitar thn 2006/2007.disana tertera tmt,tgl lahir,pendidikan terakhir,tempt kerja.jgn ambil data dapodik atau padamu negeri karena itu data terbaru.dulu yg menangani kita2 tenaga k2 kalau di DKI LPMP.pasti banyak tenaga k2 yg tersingkirkan krn disitulah data2 mereka ada,habislah mereka yg memalsukan data kalau bisa lgs ditindak lanjuti atau kalau yg sudah dinyatakan lulus jgn diangkat jd pns

    1. belum tentu juga masuk neraka, dunia ini banyak godaan nya, yang jelas bersabarlah, karena orang bersabar di cinta oleh Allah. PNS itu hanya status, tapi rizki datangnya dari Yang Kuasa. tanamkan itu dalam hati, kl tidak lolos k2 terus sakit hati tinggal keluar dari honor. berbisnis, atau dagang itu lebih besar dari pada gaji PNS.

  16. jadi orang kecil itu serba salah , katanya kalo ada kejanggalan harap lapor ke pihak terkait atau bahkan ke polisi , tp bagaimana kalau justru pihak2 tersebut yg memanipulasi atau menerima sogokan?harus kpd siapa lagi qta mengadu? tolonglah berlaku jujur dan hargailah guru2 yang sudah mengabdi lama yang usianya sudah tidak ikut test pns lagi

  17. Menurut saya K2 dan K1 tidak ada bedanya cuma dibiayai oleh APBD/APBN dan tidak K1 gaji dobel dari instansi dan dari Pemda sedang K2 hanya dari instansi kalau K1 dipermudah dan K2 dipersulit berarti yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin koyo ORDE BARU WAE . Pengumuman kemarin jelas diskriminatif tidak adil, lebih bijaksana K1 diangkat semua, K2 juga diangkat semua yang datanya validdddddddd. Nuwun.

  18. itu lagu lama para pejabat bodohin rakyat terus bkn juga sudah tahu dan checking data base k2 dari daerah kerjaan apa ann meraka di gaji besar masalh data k2 aja ada yg lolos tapi initinya uang uang yg bermain susah di lacak kaya angin kentut susah di lacak

  19. dulu menpan bersama panitia mengtakan jika tidak ada kecurangan karena yang menangani hasil tes panitia tidak ada campur tangan masing masing kepala daerah ……dan yang menentukan kelulusan dari pusat ….. kenapa sekarang di lempar balik kesalahan ke pemda/ pemkot….tolong perjelas mekanisme kelulusan ,,,terkesan pusat memang lempar tanggung jawab ,,,,ternyata benar untuk pengumuman yang molor digunakan untuk masing kepala daerah mengondisikan ……

  20. Mudah-mudahan Adzab Allah segera menimpa pada orang-orang yang berbuat kedzoliman memanipulasi data k2.

  21. Sy kira tidak terlalu sulit untuk melacak yang memenuhi syarat k2 atau tidak, tinggal fokus vetifikasi ulang pada k2 yang TMT nya thn 2005 an.

  22. kalau memeng begitu pendapatnya pak menpan, kenapa kok tdk diambil sesuai TMT (lama mengabdi) saja. tp sy ngak heran jg, skrng ini sudah akhir jaman, kejujuran dan keadilan sdh menipis.

  23. Sy setuju dengan jawaban menpan… Toh yg ikut berdemo juga tidak semuanya honorer murni… Intinya hanya ingin ϑȋ̝̊ angkat. Seleksi CPNS K2 ketat. Kalau pun ada pemalsuan data itu dtngnya dr daerah masing2.

Komentar ditutup.