Pengguna Media Sosial Meningkat, Iran Tidak Dapat Blokir Fb

oleh

TEHRAN, BB – Menteri Kebudayaan Ali Janati, Minggu (2/3/2014) mengatakan bahwa Iran tidak akan mampu mempertahankan larangan resmi akses terhadap jejaring di internet seperti Facebook, yang memiliki empat juta pengguna di Iran.

Pernyataan tersebut tidak terbayangkan akan disampaikan oleh seorang pejabat Iran sebelum masa pemerintahan Presiden Hassan Rouhani, yang dikenal moderat, pada bulan Agustus. Rouhani berkomitmen untuk lebih banyak memberikan kebebasan .

Loading...

Pihak berwenang Iran menganggap akses ke laman jejaring sosial populer sebagai tidak Islami, tidak bermoral atau merusak pembentukan Islam – diblokir oleh mekanisme sensor khusus.

Tapi para pakar tehnologi Iran telah menggunakan langkah-langkah khusus, yang dikenal sebagai anti – sensor, untuk menghindari blokir.

Sebuah komite yang terdiri dari 13 anggota menentukan jenis konten dalam jaringan yang dapat dicapai internet Iran, yang terkenal lamban. Laman yang belum disetujui akan diletakkan di bawah sistem sensor. Larangan itu diberlakukan pada Facebook , Twitter , YouTube dan banyak laman lainnya , termasuk blog.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif telah menarik hampir 850 ribu pengikut di Twitter dengan mengunggah informasi reguler dalam bahasa Persia. Akunnya adalah satu-satunya akun pejabat Iran di Twitter yang “diverifikasi “.

Beberapa laman lain juga tampaknya dioperasikan oleh para pejabat Iran , termasuk akun Twitter yang populer , @ HassanRouhani , diyakini sebagai milik kantor presiden .

Otoritas tertinggi Iran , pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei , juga hadir dalam jaringan, sebuah akun Twitter dalam bahasa Persia dan sebuah halaman Facebook ( facebook.com / www.Khamenei.ir ) didedikasikan untuknya.

Loading...