Dianggap Melecehkan Hukum Indonesia, Corby Terancam Kembali Masuk Bui

oleh

JAKARTA, BB – Setelah dibebaskan bersyarat, Schapelle Leigh Corby bukan tak mungkin bakal kembali masuk ke bilik penjara. Pasalnya, banyak pihak yang mendesak pencabutan pembebasan bersyarat Corby.

Hikmahanto Juwana yang selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto menilai, tindakan Corby maupun keluarganya setelah mendapat pembebasan bersyarat, semakin mencoreng wajah hukum di Indonesia.

Loading...

Menurutnya Corby sama sekali tidak tahu berterima kasih dan berempati terhadap pemerintan terkait pembebasannya. Padahal selama ini pemerintah telah mendapatkan cemoohan dari masyarakat terkait pembebasan “Ratu Mariyuana” tersebut.

Pada selasa (4/3/2013) Hikmahanto mengatakan bahwa perilaku Corby setelah dibebaskan, seperti peribahasa air susu dibalas dengan air tuba. Jadi, pemerintah memiliki peluang untuk mencabut pembebasan bersyarat Corby.

Prasetyo, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, sangat mendukung langkah Kemenkumham untuk mencabut pembebasan bersyarat perempuan asal Australia tersebut. Menurutnya, perilaku Corby sangat melecehkan hukum Indonesia pasca pembebasannya.

“Dia statusnya belum bebas seutuhnya, masih bebas bersyarat. Nah, secara jelas Corby sudah melanggar syarat-syarat tersebut, misalnya harus berperilaku baik dan tidak membuat statemen yang memojokkan pemerintah. Peluang Corby untuk dijebloskan kembali sangat besar,” ucap Prasetyo.

Prasetyo juga menambahkan, keputusan Corby dan keluarganya menerima wawancara dari Channel 7 Australia juga menjadi indikator bahwa pihak Corby tak memiliki itikad baik dan sengaja melecehkan hukum Indonesia.

Kegeraman banyak pihak, mulai bermunculan setelah kakak kandung Corby, Marcedes melontarkan pernyataan negatif tentang pemerintah Indonesia saat diwawancarai stasiun televisi Australia, Channel 7. Dia mengatakan bahwa ganja yang ditemukan di Bandara Ngurah Rai saat penangkapan Corby merupakan milik orang Indonesia. Ini menandakan bahwa mereka menuduh Corby hanyalah korban jebakan aparat Indonesia

Loading...