Delapan pelaku pengeboman ikan ditangkap

oleh

BULUKUMBA, BB — Akhirnya sekelompok pelaku pengeboman ikan yang berjumlah delapan orang akhirnya ditangkap oleh tim gerakan cepat polair polda. Pelaku ilegal fishing ini tertangkap, Senin 10 Maret, saat menjalankan aksinya di perairan Taka Botto,sekitar 12 mil dari Bulukumba.

Kepala Seksi (Kasi) Penangkapan dan Pengawasan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bulukumba, Fahri kepada BeritaBulukumba.com, kemarin, mengungkapkan, pelaku ditangkap dengan barang bukti. Termasuk hasil tangkapan ikan sebanyak sepuluh gabus yang diduga menggunakan bom ikan. “Barang bukti itu ada 16 botol bom siap lempar, alat selam berupa kompressor dan satu unit perahu,” jelasnya.

Loading...

Sebelumnnya, kata Fahri kapal tersebut memang menjadi buruan dari petugas pengawasan. Bahkan kapal tersebut sering terlibat terlibat kejar kejaran dengan kapal pengawas. “Itu memang sudah diincar. Kapalnya sudah dicurigai sejak beberapa waktu lalu, hanya saja saat dikejar kapal tersebut selalu lolos,” ujarnya.

Ilegal fishing masuk dalam pelanggaran UU nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dibuat demi pelaksanaan penegakan hukum di bidang perikanan dan dapat memberikan kejelasan dan kepastian atas segala tindak pidana dan untuk mendorong percepatan dinamika pembangunan yang menganut azas pengelolaan perikanan bertanggung jawab. Jika terbukti bersalah, pelaku dapat didera hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda uang sebesar 2 milyar.

Laporan: cr18/Anjar Masiga

Loading...