Menjelang pemilu, pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 jadi primadona

oleh

JAKARTA – Pada masa pemilu legislatif dan presiden 2014 Bank Indonesia (BI) memprediksi aktivitas penukaran uang pecahan mengalami kenaikan.

Dian Ediana Rae, Kepala Kantor Perwakilan BI VI Jabar-Banten pada Selasa (18/3/2014) mengatakan menurutnya baik partai politik, caleg maupun calon Presiden dan Wakil Presiden bakal lebih banyak membutuhkan uang dalam pecahan Rp 10.000, Rp, 20.000 hingga pecahan Rp 50.000 nantinya.

Loading...

Menurut Dian peningkatan aktivitas tukar uang sudah menjadi tradisi lima tahunan dan sebagai bagian dari kebutuhan parpol peserta pemilu untuk dibagi-bagikan. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan uang pecahan Rp. 10.000 hingga Rp. 50.000 khususnya di wilayah Jawa Barat, Dian mengaku telah melakukan koordinasi dengan BI Pusat.

Namun Dian belum mendapat bayangan tingginya persentase atau besaran peningkatan aktivitas tukar uang yang akan dilakukan perserta pemilu 2014 nantinya. BI pusat sendiri pun telah mengantisipasi lonjakan permintaan uang nantinya.

Loading...