Time Table baru menuju musim 2015

oleh

Kompetisi Indonesia Super League 2014 telah bergulir lebih dari satu bulan. Sebelum bergulir, serangkaian proses verifikasi oleh Departemen Lisensi Klub PSSI, harus dijalani para calon klub peserta ISL 2014 hingga akhirnya diputuskan 22 klub sebagai peserta definitif.

Kendati demikian, proses dalam club licensing bagi para klub professional tersebut masih terus berjalan. Terbaru, PSSI mengundang 22 klub peserta ISL 2014 untuk hadir dalam Club Licensing (CL) Seminar 2014 di Hotel Park Lane, Jakarta, 17-18 Maret 2014.

Loading...

Pada kesempatan tersebut, hadir Head of Commercial dan Club Licensing AFC, Mahajan Basudevan Nairselaku. Dalam paparannya, Mahajan menyatakan AFC memberikan support  dan asistensi kepada Indonesia yang memiliki peluang besar masuk di dalam 24 negara terbaik di Asia dari sisi pengelolaan kompetisi profesional.

“Mulai tahun 2015, AFC akanmenerapkan AFC Club Licensing Regulations sebagai persyaratan utama untuk mengikuti AFC Champions League. Persyaratan lain yang diminta adalah penerapan CL Regulations di masing-masing negara yang telah disetujui AFC dan klub yang akan berpartisipasi di AFC Champions League harus memiliki lisensi yang diterbitkan oleh Lisensor di negaramasing-masing,” papar Mahajan.

CL Seminar ini sendiri merupakan salah satu bagian atau tahapan yang terdapat dalam Club Licensing System. Implementasi CL System di Indonesia yang telah dijalankan sejak tahun 2008 dan diperbarui di tahun 2013 ini ternyata memang mendapatkan perhatian dari AFC, termasuk di dalamnya PSSI Club Licensing Regulations sebagai buku wajib pelaksanaan CL System di Indonesia .

Untuk menentukan negara yang punya slot bermain di AFC Champions League 2015, AFC menetapkan 24 negara dengan peringkat terbaik dihitung dari penampilan di AFC Club Competitions danprestasi tim nasional, berhak untuk mendapatkan kesempatan tampil.

Ke- 24 negara itu terbagi menjadi 2 wilayah (East and West), di mana peringkat 1 – 6 masing-masing wilayah memiliki slot langsung di babak utama dan peringkat 7 – 12 masing-masing wilayah mendapatkanjatah play-off.

“Dalam seminar tersebut juga telah ditetapkan time table untuk pelaksanaan proses lisensi di Indonesia menuju kemusim 2015. Proses ini akan dimulai dari 1 April 2014 sampai dengan 31 Juli 2014. Klub mendapatkan kesempatan dan waktu yang cukup untuk memenuhi kriteria lisensi yang dipersyaratkan untuk kemudian dilakukan verifikasi sampai dengan keputusan pemberian lisensi di bulan September 2014,” kata Tigorshalom Boboy, Direktur Club Licensing Department PSSI.

Sebanyak 22 klub ISL yang hadir dalam CL seminar ini diwakili oleh Club Licensing Offcer. Pada akhir seminar, AFC kembali menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia khususnya klub yang antusias untuk menjalankan proses lisensi dan meyakini bahwa proses ini akan berjalan dengan baik dengan hasil terciptanyaindustri sepakbola yang lebih baik serta prestasi Indonesia di kawasan Asia baik dari klub maupun tim nasional. (ligaindonesia.co.id)

Loading...