Malaysia mengetahui sejak 12/3, MAS MH370 berada di Samudra Hindia

oleh

LONDON,– Pada Jumat ini (21/3/2014), Perusahaan satelit Inggris Inmarsat mengatakan bahwa pesawat Malaysia Airlines yang raib kemungkinan tercebur ke Samudra Hindia dua hari setelah pesawat nahas dinyatakan hilang.

Sebelumnya pencarian MAS MH370 tidak diarahkan ke Samudra Hindia lebih dari sepekan setelah pesawat itu raib pada dinihari 8 Maret lau.

Loading...

Konsultan ABC News Tom Haueter, seorang bekas penyelidik Dewan Keamanan Transportasi Nasional Australia menyatakan ini sangat menyulitkan, karena waktu banyak terbuang sehingga air menghayutkannya jauh sekali.

Kepada ABC News, Inmarsat mengatakan bahwa mereka punya rekaan awal di mana MH370 tercebur pada 9 dan 10 Maret. Inmarsat bilang bahwa pihak-pihak yang melakukan pencarian seharusnya mempertimbangkan selatan Samudra Hindia untuk mencari pesawat tersebut.

Pada keesokan harinya, 11 Maret,  Inmarsat berbagi data dengan perusahaan mitranya dan dengan para penyelidik Malaysia pada 12 Maret. Baru pada 15 Maret Malaysia mengakui informasi Inmarsat, bahwa jet bikinan AS itu tidak tercebur di Selat Malaka atau Laut China Selatan, tetapi di Samudra Hindia.

Ketika ditanya mengapa Malaysia demikian lama bertindak menyikapi informasi, juru bicara Inmarsat Chris McLaughlin bilang kepada BBC bahwa data satelit Inmarsat mungkin dianggap hanyalah serpihan data dalam penyelidikan Malaysia.

Sumber Foto : Satelit Inmarsat – ABC New

Loading...