Bupati Bantaeng beberkan rahasia tanam buah durian tak berbau

oleh

BANTAENG, BP– Jika durian yang umumnya dijual di pasaran khas dengan bau yang menyengat, nah di Kabupaten Bantaeng kita bisa menemukan durian yang tidak berbau. Soal rasa, durian ini juga tidak kalah dengan durian yang biasa anda makan, bahkan ini jauh lebih nikmat.

Durian ini memiliki kadar kolestrol yang rendah. “Ini merupakan durian rekayasa, sehingga lebih baik dari durian aslinya. Kita kembangkan dengan teknologi pemupukan dan juga cara menanam yang berbeda,” ungkap pemilik kebun, HM. Nurdin Abdullah yang tidak lain adalah Bupati Bantaeng.

Loading...

Acara makan durian yang digelar bupati bersama rekan-rekan media dan tim humas Bantaeng di perkebunan miliknya seluas 2 haktare terletak di Desa Kacidu, Kecamatan Tompobulu. Perkebunan ini kira-kira berjarak 12 KM dari kota. Dalam kegiatan silaturahmi ini, Nurdin membeberkan rahasia dari pengembangan durian di Bantaeng.

“Pupuk yang kita gunakan ini merupakan pupuk racikan yang mungkin bagi orang umumnya tidak lazim. Pupuk ini adalah campuran dari telur ayam kampung, madu, vetsin yang kemudian disemprotkan pembungaan,” jelasnya seprti dilansir laman Bantaengpost.com.

Ketua kelompok tani Kacidu, Ilyas yang turut membantu merawat perkebunan milik Nurdin, mengatakan jika buah yang ditanam di perkebunan ini, seperti manggis dan juga rambutan tidak berulat.

“Kita juga semprotkan resep alami dari tumbuhan sebagai pestosida nabati,” katanya.  Uniknya, buah durian maupun rambutan di perkebunan ini tidak serentak matang. Sehingga dapat dinikmati dalam waktu yang lebih lama.

“Itu dari pemupukannya saja. Kita lakukan tidak serentak agar buahnya tidak matang secara bersamaan. Bahkan jaraknya pemupukan bisa sepekan sampai sebulan,” tuturnya. Di perkebunan ini, satu pohon durian bisa bermacam rasa, begitupula dengan rambutannya.

Laporan: cr18/Anjar Masiga

Loading...