Jelang Ramadhan, aliran sesat bermunculan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB ALiran yang diduga menyesatkan umat islam bermunculan di Kabupaten Bulukumba jelang bulan Ramadhan 1435 H/2014 Masehi. Forum Umat Islam (FUI) Bulukumba telah menerima aduan adanya empat aliran sesat dalam seminggu.

Pasca pembubaran aliran sesat yang digurui Nurdin Daeng Sitta asal Kota Palopo Sulsel, kini muncul aduan adanya tiga aliran sesat masing-masing Kelurahan Marrenu dan Desa Palangbarae Kecamatan Gantarang serta sebuah desa di Kecamatan Kajang. “Laporan dugaan aliran sesat ini dilaporkan oleh dai muda di daerah itu. Sehingga FUI akan melakukan investigasi. Insya Allah, Ahad depan akan ada hasil,”kata sekertaris FUI, Ikhwan Bahar, kepada beritabulukumba.com Kamis 15 Mei 2014.

BACA JUGA:   Ini Jadwal Lebaran Idul Fitri 2015 oleh Pemerintah dan 4 Ormas Islam Indonesia

Menurut Ikhwan, dalam satu minggu, sudah 4 kelompok yang diduga aliran sesat di Kabupaten Bulukumba. Satu diantaranya aliran yang dikembangkan Puang Juma, telah menandatangani surat pernyataan berhenti melanjutkan dan menyebar ajaran yang dinilai meresahkan warga. Aliran ini melanggar aqidah dan syariah karena tidak menunaikan salat dan puasa pada bulan Ramadhan. FUI Bulukumba sebagai salah satu organisasi keagamaan berpusat di Jakarta akan mengawal sampai tuntas penyebaran ajaran sesat di Kota yang berbasis perda keagamaan.

Laporan: cr18/Jhe