Inggris adakan kompetisi sains berhadiah Rp193 miliar

oleh

LONDON, BB – Ada sebuah kompetisi di Inggris bagi anda para pecinta Sains. Hadiah yang ditawarkan cukup besar yaitu uang sebesar 10 juta Poundsterling atau sekitar Rp193 miliar bagi siapapun yang bisa memecahkan problem sains terbesar di dunia.

Gagasan awal kompetisi sains ini berasal dari Longitude Prize pada tahun 1714, yang dimenangkan oleh John Harrison. Saat itu, jam buatan Harrison mampu menunjukkan lokasi para pelaut yang berada di tengah samudera.

Untuk versi baru kompetisi ini, para peserta diminta untuk menentukan tantangan baru. Enam kategori baru akan diumumkan, mulai dari topik kesehatan publik hingga lingkungan hidup.

Pimpinan eksekutif badan amal Nesta, Geoff Mulgan, seperti dilansir BBC mengatakan salah satu metode untuk memecahkan masalah sains yaitu dengan pergi ke Universitas ternama dan meminta para peneliti untuk mengerjakannya.

BACA JUGA:   Tim Spanyol tiga besar ranking Euro Club Index

“Setelah sekian lama, tampaknya lebih baik untuk membuka kesempatan ini kepada publik, seperti awal mula Longitude Prize pada abad 18,” ungkap Mulgan.

Untuk tema tantangan ditentukan oleh ketua komite kompetisi, yang diketuai oleh astronom asal Inggris Martin Rees, setelah berkonsultasi dengan pakar di bidang terkait.

“Hadiah akan diberikan setelah peserta berhasil mendemonstrasikan penemuan yang mereka ajukan, dan itu bisa memakan waktu bertahun-tahun,” tambah Mulgan.

Sumber Foto: Int