Adipura diarak meriah bak "dewa" di Bantaeng

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BANTAENG,BB – Euforia kegembiraan warga Kabupaten Bantaeng atas pencapaian Piala Adipura 2014 sangat luar biasa. Arak-arakan berbagai elemen masyarakat tak terbendung di sejumlah ruas jalan Jumat sore, 6 Juni 2014.

Keberhasilan kota Bantaeng mendapat Piala Adipura memang tak lepas dari peran aktif dan kepedulian masyarakat Bantaeng. Sosok Bupati Nurdin Abdullah, juga menjadi cikal bakal penghargaan paling bergengsi bidang lingkungan hidup itu. Ia dengan gaya kepemimpinan sederhana dan merakyat mampu menyulap Ibukota Kabupaten Bantaeng sebagai daerah yang hijau dan bersih.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Hasil final sepakbola Porda 2014: Bantaeng 2-1 Makassar

“Alhamdulillah, Piala Adipura ini bisa kembali kami raih atas sebuah kerja
dan upaya dari Pemkab. Bantaeng dan komponen masyarakat Bantaeng, yang kini
telah menjadi budaya bersih adalah bagian dari budaya masyarakat Bantaeng”
ujar H. Abdullah Taibe selaku Kepala Bapedalda Kab. Bantaeng.

Pantauan BeritaBulukumba.com, ratusan warga berkumpul di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng. Mereka datang dari berbagai unsur seperti komunitas pemuda, pelajar dan masyarakat umum. Piala Adipura lalu diarak ke jalan utama dari perbatasan kabupaten Bantaeng-Jeneponto hingga perbatasan Bulukumba. Iring-iringan kendaraan tanpa putus membuat suasana meriah. Belum lagi suara lantang pukulan marching band yang memecah keharuan warga yang menyaksikan arak-arakan itu. Tampak juga sejumlah pejabat dan muspida seperti Kepala BKD Bantaeng H. Asri Sachrun, Kadis Sosnakertrans Syahrul Bayan, Sekretaris Bapedalda H. Abdul Rahman, Camat Bissappu Amin Basi, Camat Bantaeng Andi Mappatoba, dan beberapa pejabat eselon III dan IV
serta perwakilan Polres Bantaeng.

BACA JUGA:   Diduga lilin jatuh saat mati lampu, Si Jago Merah lalap 10 rumah di Bantaeng

Kota Bantaeng mempertahankan penghargaan yang sama tahun lalu. Daerah lain di Sulsel yang menerima Piala Adipura tahun 2014 masing-masing Kabupaten Bantaeng, Selayar, Pinrang, Sidrap, Pangkep, Luwu Timur dan Maros.

Laporan:cr9/Jabbar

Pos terkait