Tulisan Idjon Djanbi di Facebook Dibagi 9897 Kali

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA, BB – Kasus penembakan yang menewaskan tahanan di LP Sleman Jogjakarta makin hangat setelah muncul tulisan Idjon Djanbi, di situs jejaring sosial Facebook pada 29 Maret 2013.

Tulisan ini menuding Polisi berada dibalik aksi penyerangan LP Sleman. Bahkan Idjon juga menulis kekecewaan terhadap Komnas HAM. (Tulisan Idjon di sini)

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siti Noor Laila dilansir Tempoco, menyatakan apa yang dipaparkan penulis banyak yang tidak benar. “Misalnya dikatakan bahwa penyerang sudah tahu ruang-ruang di LP Cebongan. Padahal, yang ada adalah pelaku tidak tahu ruang-ruang itu. Mereka menodongkan senjata ke petugas untuk menunjukkan ruangan tahanan yang diincar,” kata Noor Laila.

Hingga hari kedua setelah tulisan diterbitkan di Facebook, sudah 9.897 kali dibagikan oleh pengguna Facebook. Tulisan ini bahkan kini menjadi perbincangan hangat.

Hamid ST MEng dari Pusat Studi forensika Digital (PusFid) UII dilansir Kompascom menjelaskan, bisa menelusuri pemilik akun jika mendaftarkan alamat email di situs selain Facebook.

Menurutnya, pihak Facebook sangat terbuka terkait masalah kejahatan di dunia maya. Terlebih, jika melihat latar belakang masalah dan siapa yang memintanya.

Seperti diketahui Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Cebongan Sleman diserang puluhan orang bersenjata pada Sabtu 23 Maret 2013 pekan lalu sekira pukul 02.00 Wita. Empat orang tahanan tewas dengan luka tembak.

Laporan: Jabbar Bahring