Pendemo dan Anggota Dewan Saling Tampar

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Unjuk rasa penolakan bendungan Batu Massong di Gedung DPRD Bulukumba berujung ricuh. Pendemo dan anggota legislatif terlibat saling tampar.

Unjuk rasa para warga yang sebagian besar petani ini awalnya berlangsung tertib dan lancar di depan gedung DPRD Bulukumba Senin 1 April 2013, pukul 11.00 wita.

Namun,pendemo marah karena sejumlah anggota dewan tidak keluar menemui para pendemo. Pendemo pun masuk ke gedung DPRD mencari anggota dewan. Melihat anggota dewan masih berada di ruangan, pendemo pun memaksa anggota dewan  keluar. Di luar gedung, seorang anggota dewan tak menerima perlakuan pendemo. Pendemo dan anggota dewan berinisial AB terlibat adu mulut hingga pendemo tersulut emosi.

Seorang pendemo melakukan penamparan ke wajah AB. Meski AB tak melawan, namun seorang staf DPRD berinisial SF, membalaskan tamparan itu ke pendemo yang menampar. Akibanya kericuhan pun tak terelakkan.

BACA JUGA:   Anggota DPRD Juga Tolak Bendungan Batu Massong

Aksi saling tampar ini kini diselesaikan di Polres Bulukumba. Kedua korban baik pendemo maupun anggota legislatif melaporkan tindak kekerasan tersebut.

Unjuk rasa para petani dari Kecamatan Kindang dan Gantarang menuntut agar air Sungai Bialo tidak dibagi ke wilayah Bantaeng. Termasuk menolak pembangunan proyek Bendungan Irigasi Batu Massong di perbatasan Bulukumba-Bantaeng.

Laporan: Diva Alodia