Waspada pembobolan akun FB di bulan Ramadhan

oleh

BULUKUMBA,BB – Aksi kejahatan dunia maya tak mengenal waktu. Meski dalam suasana bulan Ramadhan, oknum dedemit dunia maya masih juga melakukan aksi hacking atau memasuki secara paksa akun Facebook (FB) milik orang lain.

Akun FB yang menjadi korban kali ini milik Suaedy Lantara, jurnalis senior Harian Berita Kota Makassar (BKM) di Bulukumba, Sulsel. Menurut Suaedy, hampir seluruh temannya yang ada di akun FB nya dihubungi sambil meminta pulsa Rp 50.000.- dengan alasan dompetnya ketingalan. Untungnya, teman-teman yang dihubungi pelaku pembajak baik yang ada di Jakarta, di Kalimantan, Surabaya, Sumatera dan Sulselbar menghubungi nomor telepon wartawan BKM termasuk mengirim BBM melalui Blackberry Massengger dan mempertanyakan, soal permintaan pulsa.

Loading...

Menurut Suaedy, teman FB yang pertama menghubungi dirinya adalah Eka Jabal, pengusaha show room mobil ini mengirim BBM sambil mempertanayakan soal siapa yang gunakan akun FB. “Pak siapa yang gunakan FB ta, apakah betul bapak yang gunakan,” demikian pertanyaan Eka. Spotan Suaedy mengaku kalau saat itu bukan dirinya yang gunakan akun FB nya, dan ternyata setelah hendak dibuka, akun Edy Suaedy sudah tidak bisa dibuka, karena sudah dibajak.

Menurut Suaedy, sebelum akun FB dan emailnya di bajak, pada Kamis (3/7) sekitar pukul 15.00 wita, atau setelah dia melakukan pengiriman berita ke kantor pusat BKM di Makassar, dia menklik Link voucer belanja di Carefourt, dengan menjawab beberapa pertanyaan, diantaranya nama lengkap, alamat, daerah, propinsi, kabupaten, kecamatan hingga kelurahan. Setelah semuanya dijawab, beberapa menit kemudian akun FB atas nama Edy Suaedy sudah dibajak.

“Sesuai pemberitahuan yang masuk dari Face Book, akun saya dibajak pada pukul 15.52 wita, dan mulai saat itu, pelaku pembajak langsung beraksi menghubungi seluruh teman-teman saya di FB sambil meminta pulsa Rp.50.000.- ” ungkap Suaedy. Kemudian sekitar pukul 21.58 Wita Kamis malam lalu, akun FB dan akun email milik wartawan BKM ini berhasil direbut kembali dari tangan pembajak, itupun pelaku masih berusaha membajak akun FB wartawan BKM, namun tidak berhasil.

“Ini pengalaman pertama, kami menyampaikan kepada teman-teman khususnya di dunia maya, agar berhati-hati melakukan klik jika menemukan informasi yang menggiurkan, seperti kami alami, mengklik link voucer belanja, ternyata link tersebut merupakan perangkap untuk menjerat korban,” katanya. (Celebes.in)

Loading...