Soal Larangan Jilbab, MUI Solo Segera Temui Pengelola Rumah Sakit

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

SOLO, BB – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo dalam waktu dekat akan menemui pengelola RSUD Dr Moewardi untuk membahas kebijakan pelarangan jilbab besar (panjang) bagi karyawati.

Dugaan pelarangan jilbab besar bagi karyawan perempuan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi ditanggapi serius MUI Solo dan Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS).

Bacaan Lainnya

Dalam waktu dekat wakil keduanya akan menyambangi RSUD untuk menemui pengelola.

Ketua MUI Solo, Prof Dr dr KH Zaenal Arifin Adnan yang menerima pengaduan sejumlah karyawan muslimah RS segera melakukan klarifikasi dan memberi nasehat kepada pengurus RSUD agar lebih bijak dan teliti dalam menerapkan sebuah aturan.

BACA JUGA:   Filipina Larang Guru Muslim Pakai Hijab Saat Mengajar

“Peraturan itu membuat karyawati yang muslimah di RSUD Dr Moewardi Solo resah,”tegasnya.

MUI dan DSKS juga akan memperjelas bentuk surat tersebut, apakah surat edaran “Larangan memakai jilbab” atau surat “Pengaturan memakai jilbab”? MUI Solo maupun DSKS mengaku belum melihat surat edaran Gubernur secara langsung.

Para karyawati rumah sakit, diminta untuk tenang, dan tetap beraktivitas seperti biasa. “Jangan takut untuk mengenakan baju muslimah sesuai dengan ajaran agama islam. MUI sudah ada pendekatan kepada pihak-pihak terkait,”kuncinya.

Laporan: Jabbar Bahring/voa-islam.com