Kronologi Sehingga Sprindik KPK Bocor ke Jurnalis

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA,BB – Berikut kronologis sehingga Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) penetapan Anas Urbaningrum bocor ke publik melalui Wiwin Suwandi.

7 Februari 2013
Pukul 20.20 WIB, Sprindik tersebut ditandatangani oleh tiga pimpinan KPK.
Pukul 20.27 WIB, Abraham Samad memerintahkan Wiwin meng-copy konsep dokumen Sprindik
Pukul 21.29 WIB, hasil copy-an tersebut diserahkan kembali oleh Wiwin kepada Abraham Samad.
Pukul 21.30 WIB, Wiwin kembali melakukan scan untuk meng-copy dokumen tersebut.
Pukul 21.46 WIB, Wiwin menyimpan hasil scan Sprindik kedua tersebut dan disimpan di laci mejanya. Pukul 21.51 WIB, Wiwin meninggalkan Gedung KPK dan pulang kerumahnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   KPK geledah kantor PDAM Kota Makassar

8 Februari 2013
Pukul 21.46 WIB, Wiwin mengambil dokumen yang telah dicetak lalu menuju kawasan Setiabudi Building dan bertemu dengan dua orang wartawan bernama Tri Suharman dan Rudy Polycarpus. Di tempat itu, Wiwin  menunjukan dan menyerahkan satu lembar hasil scan cetak Sprindik yang di scan.

9 Februari 2013, Sprindik atas nama Anas Urbaningrum beredar di media massa.

Wiwin diketahui memang mengenal dekat jurnalis yang bernama Tri Suharman. Kedekatannya itu juga diketahui Abraham Samad.

Abraham juga mengenal Tri Suharman, sebagai mantan wartawan yang sebelumnya bertugas di Makassar dan sekarang bertugas di KPK.

Laporan: Yahya