Pemberkasan CPNS Honorer K2 yang tidak lulus hingga 15 Agustus

oleh

JAKARTA,BB – Kabar gembira buat tenaga honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus pada ujian CPNS 2013 lalu. Berkas honorer K2 yang tidak lulus ini akan diverifikasi dan validasi hingga 15 Agustus 2014. [info lanjut hubungi BKD atau instansi masing-masing].

Verifikasi berkas ini sesuai kriteria dalam PP nomor 56/2012 disertai dengan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM). Data hasil validasi tersebut selanjutnya disampaikan ke Kementerian PANRB dan BKN paling lambat tanggal 15 Agustus 2014.Namun, verifikasi ini sebagai bahan [highlight style=”label-success”]analisis dan pertimbangan[/highlight] perumusan kebijakan selanjutnya oleh Kemenpan-RB.

Loading...

Angin segar ini sebagai bentuk perkembangan baru kebijakan pemerintah atas nasib ratusan ribu CPNS K2 yang tidak lulus tahun 2013. Seperti diketahui  sebanyak 608.814 CPNS K2 yang mengikuti ujian tahun 2013. Sebanyak 209.719 orang dinyatakan lulus. Namun demikian, dengan proses verifikasi maka jumlah CPNS K2 baik yang lulus maupun gagal bakal berkurang.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga mengimbau para tenaga honorer kategori II yang dinyatakan lulus hasil seleksi tes calon pegawai negeri sipil, untuk segera menyelesaikan proses verifikasi dan validasi. Proses tersebut harus berpedoman pada Peraturan Pemerintah nomor 56 tahun 2012, dan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Hasil verifikasi dan validasi juga harus disertai surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) yang hasilnya segera disampaikan kepada Kepala BKN, untuk diproses lebih lanjut dan tembusan kepada Menteri PANRB. “Penyampaian hasil verifikasi dan validasi dimaksud paling lambat tanggal 31 Juli 2014,” ungkap Sekretaris Kementerian PANRB Tasdik Kinanto, di Jakarta, Selasa (15/07).

Namun  proses verifikasi tersebut mengalami keterlambatan. “Saat ini masih kurang dari 25 persen yang masuk proses pemberkasan. Penyebab utamanya, data kategori dua tidak akurat, karena terdapat tenaga honorer yang tidak memenuhi kriteria,” ungkap Tasdik Kinanto.

Laporan: cr18/MJ/Kemenpan-RB

Loading...