Philo Paz Armand, pebalap Formula Indonesia

oleh

JAKARTA,BB – Indonesia kini mempunyai pebalap baru di ajang Formula. Ia adalah Philo Paz Armand. Pebalap berusia 18 tahun itu saat ini menggeluti dunia balap single seater. Musim ini, Philo, begitu ia kerap dipanggil, berkompetisi di Formula Renault 2.0 Alps dan Eurocup.

Kehadiran Philo di dunia balap formula internasional merupakan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, karena mengangkat nama bangsa ke hadapan dunia. Kehadiran Philo di dunia balap tentunya tidak instan, ia sudah terjun ke dunia tersebut sejak 2006.

Loading...

Awal karir, ia jajal ajang karting. Berbagai penghargaan kejuaraan diraihnya, seperti menjadi juara umum Indonesian Karting Championship di Junior Class, dinobatkan sebagai The Best Karter dari Indonesian Karting Award, menguasai posisi keempat kejuaraan CIK World Karting KF1 Class di Suzuka, Jepang, dan posisi pertama Super Pole di Indonesia Kartprix, Sentul.

Setelah puas di ajang karting, ia terjun ke jenjang yang lebih tinggi, yakni balapan formula. Pria kelahiran 12 Maret ini memilih Formula Renault sebagai tempat untuk menempa kemampuan membalap dan pengetahuan teknisnya mengenai mobil formula.

Keputusannya memang tepat. Pasalnya, Formula Renault merupakan seri pemula bergengsi yang membawa para pebalapnya ke ajang lebih tinggi, seperti GP3, GP2, dan bahkan Formula 1.

Beberapa pebalap papan atas sempat menekuni seri ini sebagai salah satu bagian dari perjalanan karir mereka, seperti Kimi Raikkonen, Lewis Hamilton, Felipe Massa, Robert Kubica, Pastor Maldonado dan Kamui Kobayashi.

Saat ini, Philo tinggal di Italia untuk menjalani musim balapnya di Formula Renault 2.0 Alps dan Eurocup. Ia juga bergabung dengan Tech 1 Racing, tim balap asal Prancis yang telah menelurkan beberapa pebalap tangguh seperti Daniel Ricciardo (pebalap F1, Infiniti Red Bull Racing), Charles Pic (test driver F1, Lotus F1), Jean-Éric Vergne (pebalap F1, Toro Rosso), dan Jules Bianchi (pebalap F1, Marussia F1).

Untuk menunjang karirnya, Philo mengikuti program melatih fisik dan mental. Keseriusan Philo ini sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi `The Next Indonesian World Racing Driver`.

“Saya bangga membawa nama Indonesia di kancah balap single seater dunia. Saya percaya bahwa saya akan lebih kompetitif dan menjadi lawan tangguh bagi rekan-rekan pebalap lainnya di Formula Renault dan jenjang balapan formula lebih tinggi di kemudian hari. Saya berharap bisa menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” kata Philo.

Dunia balap single seater di Indonesia tidaklah seramai jenis balap lain, seperti touring maupun reli. Dalam satu dekade terakhir, hanya beberapa pebalap yang benar-benar menekuni ajang ini hingga jenjang internasional. Mereka adalah Ananda Mikola, Moreno Soeprapto, Satrio Hermanto, Alexandra Asmasoebrata, Zahir Ali, Rio Haryanto, dan Sean Gelael.

“Beberapa tahun belakangan ini, terutama sejak A1GP mati suri, pebalap single seater di tanah air seperti tenggelam, regenerasi tidak jalan. Kehadiran Philo di ajang balap internasional bukan dadakan. Selama empat tahun terakhir ia telah merasakan ketatnya persaingan balap di Eropa, baik itu gokart maupun mobil formula. Philo juga tidak sekadar balapan. Manajemen sangat serius menyiapkan program agar Philo dapat menjadi pebalap yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” jelas Manager Philo dari AP Management, Dony Sarwono.

Loading...