Bank BTPN Error, gaji ke-13 tak dibayar

oleh

BULUKUMBA, BB – Gaji bulan 13 atau gaji ke-13 jelang lebaran sangat berarti. Apalagi bagi janda pensiunan PNS.

Namun kebahagian itu tidak dirasakan salah seorang janda pensunan asal Bulukumba ini. Andi Sudarmi, janda pensiunan dari almarhum Andi Hasbullah, tahun ini tidak bisa menerima gaji ke 13 hanya gara-gara urusan berbelit dan mepet. Masalahnya juga pada Bank BPTN sebagai penyalur gaji ke-13. Ujung-ujungnya pihak Bank BPTN mengaku jika pembayaran ditolak lantaran adanya masalah teknis error di Bank BPTN. Sehingga data Andi Sudarmi tidak masuk dalam penerima gaji ke-13.

Loading...

Sialnya lagi ia harus bolak balik dari daerahnya Gantarang untuk meminta bantuan anaknya menyelsaikan masalah ini. Maklum ibu tua ini hanya pasrah karena petugas Bank BTPN Bulukumba mengatakan bahwa gaji ke 13 ibu ini tidak masuk di bank BTPN.

Andi Ani bersama suaminya A.Fajar kembali mendatangi kantor Bank BTPN Bulukumba yang terletak di depan stadion Bulukumba, sekaligus mempertanyakan kepada petugas Bank tersebut, terkait soal tidak dibayarkannya gaji ke 13 orang tuanya.

Sebelumnya menurut Andi Ani, ibunya masih menerima gaji pensiun bulanan pada awal Juli lalu, tetapi anehnya, kenapa gaji ke 13 tidak dibayarkan. “ Makanya kami datang ke kantor BTPN, menanyakan persoalan ini,’’ujarnya kepada BeritaBulukumba.com Jumat 25 Juli 2014. Kepala kantor Bank BTP Bulukumba Akhiruddin yang ditemui menjelaskan, persoalan gaji ke 13 atas nama Andi Sudarmi, memang tidak masuk dalam daftar penerima gaji ke 13 di Bank yang dipimpimnya. “ Kami disini ( kantor Bank BTPN red) hanya membayarkan gaji kepada para penerima, menyangkut soal ada tidaknya gaji pensiunan, merupakan kewenangan kantor PT Taspen,’’jelas Akhiruddin yang mengaku baru dua bulan bertugas di Bulukumba.

Akhiruddin menjelaskan, persoalan seperti ini sudah sering terjadi, dan penyebabnya selama ini, kadang penerima gaji pernah mengajukan pemindahan tempat menerima gaji ke bank lain. Tetapi terkait persoalan yang dialami Andi Sudarmi, Akhiruddin akan mengontak pihak PT Taspen, karena menurut Andi Ani, anak dari Andi Sudarmi, selama ini ibunya selalu menerima gaji pensiun di Bank BTPN dan tidak pernah mengajukan permohonan pindah.

“Bagaimana mau dipindahkan ke bank lain, sementara ibu saya pernah mengambil kredit di bank BTPN, jadi saya heran kenapa gaji ke 13 ibu saya mesti tidak ada, ada apa ini,’’ kata Andi Ani dengan nada kesal. Ternyata menurut kepala Bank BTPN, Akhiruddin, persoalan gaji ke13 atas nama Andi Sudarmi, hanya karena error data, sehingga yang bersangkutan diminta untuk datang ke kantor PT Taspen di Makassar, dengan membawa bukti diri, termasuk bukti sebagai penerima pensiun janda.

“ Saya sudah telpon petugas di PT Taspen Makassar, ibu Andi Sudarmi diminta untuk datang ke kantor PT Taspen dengan membawa KTP, Karip, dan menurut petugas di PT Taspen, gaji untuk bulan depan sudah diimput, sehingga sudah tidak ada masalah. Jadi untuk gaji ke 13, saya kira tidak bisa digunakan untuk berlebaran, karena hari ini ( Jumat) hari terakhir, nanti setelah lebaran baru bisa dilayani,’’kata Ahiruddin.

Laporan: cr13/18/Edy

Loading...