Tanpa Uji Publik, Honorer K2 di Daerah Ditolak Ujian CPNS

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA, BB – Pemerintah pusat mengancam menolak proses data honorer kategori dua (K2) untuk ikut tes CPNS tanpa melalui uji publik.

Sesuai surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), daerah yang telah menerima hasil verifikasi Honorer kategori II (K2) wajib mengumumkan ke publik (uji publik).

Bacaan Lainnya

Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) harus mempublikasikan daftar tenaga honorer K2 mulai Rabu 27 Maret hingga selasa 16 April 2013 melalui pengumuman terbuka, media atau website pemerintah.

BACA JUGA:   Kemenpan Tanggapi Kontroversi Penerimaan CPNS Jalur Sarjana Cumlaude

Kepala Biro Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Muhammad Imanuddin mengatakan, uji publik tersebut sebagai syarat untuk proses ikut tes CPNS. Tanpa laporan uji publik, panitia seleksi nasional (Panselnas) tidak akan meloloskan honorer K2 untuk mengikuti tes.

“Kalau ada daerah yang tidak mengumumkan secara terbuka, pusat akan tahu juga. Karena itu jangan sengaja melanggar aturan lah. Lagipula honorer pasti akan protes bila tidak ada pengumuman dari daerah,” terangnya.

Sementara itu, hingga hari Sabtu 6 April 2013 daftar tenaga honorer K2 di Kabupaten Bulukumba belum diumumkan. Kepala BKDD Bulukumba, Ali saleng kepada BeritaBulukumba.com menyatakan segera mengumumkan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:   Ini Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 di Kabupaten Bulukumba

Warga bisa melakukan pengaduan, sanggahan atau keberatan terhadap nama-nama yang lolos verifikasi honorer k2 yang diumumkan.

Hasil uji publik ini nantinya akan menjadi peserta ujian tes CPNS Honorer K2 yang rencananya digelar serentak akhir Juni hingga awal juli 2013.

Laporan: Yahya/Jabbar Bahring

  • Whatsapp

4 Komentar

  1. Ada apa memang dengan BKDD Bulukumba, kan ada surat edaran dari Pusat bahwa harus diumumkan tenaga HONORER kategori 2 yang lulus verivikasi. Harus Uji publik supaya masyarakat tahu ada atau tidak ada namanya dalam DAFTAR NOMINATIF HONORER KATEGORI 2. Thanks.

  2. Senada dengan pendapat Bapak/Ibu AMROS LIES, saya setuju kalau tenaga honorer (guru) yang sudah lulus sertivikasi langsung diusulkan untuk diterbitkan SK CPNSnya dengan pertimbangan bahwa guru honorer tersebut sudah melalui ujian profesionalisme guru dan dinyatakan lulus, apa lagi sudah menerima dana tunjangan sertivikasi bertahun-tahun. Di lain pihak, ini akan mengurangi biaya pemerintah dalam hal rekrutmen tenaga pendidik.

  3. Mestinya tenaga honorer yang sudah lulus sertivikasi tidak perlu lagi dites. Langsung saja diusulkan CPNS atau sekalian diterbitkan SK CPNS-nya.

  4. Mestinya, verifikasi honorer K2 begitu datang dari pusat segera diumumkan. Jangan lagi ada istilah akan diumumkan dalam waktu dekat. Ada apa di balik keterlambatan pengumuman verifikasi honor K2? Saya tau, menunggu lagi lobi2 dari tenaga honor tersebut bukan? Wah, celaka…… Nah kebijakan seperti inilah yang menghambat pembangunan di Kabupaten Bulukumba.

Komentar ditutup.