ISIS adalah gerakan baru, bukan teroris

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA,BB – Berbagai kecaman datang untuk organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Bahkan ISIS disebut sebagai teroris.

Lalu apa komentar pengamat soal isu ISIS tersebut. Pengamat terorisme, Al-Chaidar, menyebut ISIS bukan teroris. Alasan Al-Chaidar lantaran gaya ISIS di Indonesia cenderung terbuka ke publik. Berbeda dengan teroris, kata Al-Chaidar, yang kerap bergerak secara tertutup.

Bacaan Lainnya

“Ini gerakan wahabi gaya baru, yang kegiatannya agak radikal, tapi sebenarnya mereka lebih ke kegiatan fundamentalis yang sedikit agak masif. Tidak ada potensi merusak keamanan di Indonesia,” ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa 5 Agustus 2014.

BACA JUGA:   Aksi Brutal Teroris Tewaskan 29 Orang di Stasiun KA China

Ia bahkan meminta agar tidak menuduh ISIS sebagai teroris. “Nanti semakin dituduh, mereka semakin besar seperti laskar jihad,”tambahnya. Jaringan ISIS mulai menyebarkan pengaruhnya ke Indonesia melalui sebuah video yang diunggah ke YouTube. Dalam video itu, terdapat seorang berbahasa Indonesia mengajak masyarakat Indonesia bergabung dengan ISIS.

Sementara itu Kapolri Jenderal Pol Sutarman, menyatakan sudah mengetahui identitas buronan teroris yang bergabung ke ‎‎Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)‎. Menurutnya, orang yang menyerukan ajakan bergabung ke ISIS merupakan teroris yang berkaitan dengan kelompok Santoso.

“(Dia) kelompok teror di Indonesia. Ada kaitannya dengan kelompok Santoso, ada juga kaitannya dengan kelompok timur,” kata Sutarman kepada wartawan usai Halal Bihalal di Mabes Polri, Jakarta, Senin kemarin.

Pos terkait