Disdikpora Larang Mafia LKS

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA, BB – Guru dan penerbit buku kini mendapat larangan keras menjual buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba, Andi Akbar Amier belum lama ini.

Menurut Akbar Amier, pihaknya tak segan akan memberi sanksi tegas bagi guru dan penerbit yang melakukan usaha jual LKS.

“Kami akan memberi sanksi tegas kepada guru dan penerbit yang melakukan bisnis buku LKS,” tegasnya.

Larangan ini dilakukan setelah Komisi D DPRD Bulukumba menerima banyak laporan dari orang tua siswa terkait bisnis LKS di sekolah. Siswa mengaku terbebani dengan penjualan LKS bagi siswa.

“Kami minta praktek penjualan LKS dihentikan. Akan ada tim yang terbentuk khusus untuk ini (penjualan LKS),”kata Sekretaris Komisi D, AM Juharta di Gedung DPRD Bulukumba.

Kini para orang tua siswa berharap anaknya bisa mengeyam pendidikan gratis termasuk tidak lagi terbebani biaya buku.

BACA JUGA:   Besok, Workshop Internet SMK TI Bulukumba Live TV Online

Laporan: CR7/MJ