Rapat pembentukan fraksi DPRD Jeneponto dua kali molor

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JENEOPONTO, BB – Sejak dilantik pada tanggal 26 Agustus 2014, 40 orang anggota DPRD Jeneponto periode 2014 – 2019 belum membentuk fraksi di DPRD Jeneponto. Rapat pembentukan fraksi ini sudah dua kali molor.

Notulen Parawangsa SE karaeng Mangka yang ditemui diruang kerjanya pada Jumat (5/9/2014) mengatakan rapat pembentukan fraksi mengalami dua kali penundaan. Pertama pada tanggal 1 Agustus 2014 kemudian diundur pada tanggal 4 Agustus 2014 yang juga mengalami penundaan. Agenda ketiga akan dilakukan pada hari Senin 8 September 2014.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Kapolsek muda pimpin Tamalatea

Menurut Parawangsa, kendala tertundanya pembentukan fraksi karena masih adanya beberapa orang yang belum menyetor surat rekomendasi dari DPP masing-masing. Untuk menduduki ketua fraksi harus ada usulan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing masing Partai.

Sampai sejauh ini hanya beberapa orang yang sudah memasukkan rekomendasi dari DPP-nya seperti, rekomondasi DPP Partai Demokrat (PD) H Muh ikram Iskandar Karaeng Nyau, DPP Partai Gerinda, Andi Baso Sugiarto Karaeng Tompo,DPP Partai Golakar, Hj Fatmawati Burhan. Sedangkan yang lainnya belum ada rekomondasi dari DPP masing masing. Akan tetapi mereka yang belum memasukkan rekomendasi dari DPP-nya berjanji akan menyetornya pada saat rapat pembentukan fraksi pada Senin 8 September 2014.

BACA JUGA:   Kapolsek muda pimpin Tamalatea

Seperti diketahui di DPRD Jeneponto memiliki 8 fraksi ,terbagi 6 fraksi utuh masing masing mempunyai 4 kursi yaitu fraksi Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem. Sedangkan fraksi gabungan yang mempunyai tiga dan dua kursi masing-masing yaitu Partai PKB, PPP, PKS, PKPI, PDI, dan PBB.

Laporan: Karsar Jeneponto