Ulang Tahun ke-186 Leo Tolstoy diperingati Google

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BERITABULUKUMBA.COM,JAKARTA – Ulang Tahun ke-186 novelis, Leo Tolstoy diperingati Google melalui Google Doodle, Selasa 9 September 2014. Karya-karya Leo Tolstoy muncul di halaman pertama Google.co.id.

Jika anda membuka halaman mesin pencari Google hari ini makan akan muncul sosok Pangeran Lev Nikolayevich Tolstoy atau kerap dipanggil Leo Tolstoy. Ia adalah novelis Rusia pada abad 19 dengan novel yang mendunia. Novel-novelnya yang sangat berpengaruh seperti War and Peace (Perang dan Damai) dan Anna Karenina. Novel lsingkat lainnya seperti Kematian Ivan Ilyich dan Hadji Murad.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Ultah Thor Heyerdahl ke-100 jadi doodle Google

Leo Tolstoy sangat berpengaruh dengan karya sastra. Terutama dalam hal perubahan sosial di masanya. Karyanya disebut realistik mengenai kehidupan Rusia. Tolstoy terlahir di Yasnaya Polyana. Sejak kecil ia sudah ditinggal mati orang tuanya sehingga masa kanak-kanak dilalui bersama keluarga Tolstoy.

Tolstoy pernah menuntut ilmu hukum dan bahasa-bahasa Oriental di Universitas Kazan pada 1844. Menurut dosen-dosen ia digambarkan sebagai orang yang tidak mampu dan tidak mau belajar. Leo Tolstoy akhirnya pulang kampung dan bergabung di Tentara Rusia setelah terjerumus utang akibat judi. Tolstoy pun mulai menulis sastra . Pada 1862 ia menikah dengan Sofia Andreevna Bers, yang usianya 16 tahun lebih muda, dan mereka mempunyai 13 orang anak.

BACA JUGA:   Wassily Kandinsky, bapak seni abstrak di Google Doodle

Pernikahannya dengan Sofia Andreevna Bers ditandai pada permulaannya oleh Tolstoy pada malam pernikahannya dengan memberikan buku hariannya kepada tunangannya. Buku-buku hariannya ini memuat catatan mengenai hubungan spesial dengan para petaninya. Tentu ini mengagetkan namun awal kehidupan perkawinan mereka cukup bahagia dan tenang. Terpenting dapat memberikan Tolstoy banyak kebebasan untuk menulis adi karya sastranya seperti “Perang dan Damai” dan “Anna Karenina”. Kehidupan perkawinannya yang belakangan digambarkan oleh A.N.Wilson sebagai salah satu yang paling tidak bahagia dalam sejarah sastra. Hubungannya dengan istrinya semakin buruk ketika keyakinannya menjadi semakin radikal.

Ia meninggal karena penyakit radang paru-paru di stasiun Astapovo pada 1910 usai minggat dari keluarganya. Ribuan petani turut memberikan penghormatan terakhir saat dikebumikan.

Pos terkait