Oknum guru aniaya murid pakai sepatu di Jeneponto

  • Whatsapp

BERITABULUKUMBA.COM,JENEPONTO – Dua murid kelas 3 SD Inpres No 41 Camba – camba diduga mendapat perlakuan tidak pantas dari oknum guru sekolah tersebut. Pengakuan korban, Resa dan Rizal dipukul menggunakan sepatu.

Guru seharusnya memberikan contoh kepada anak didik ternyata malah sebaliknya. Kedua korban mengalami luka benjolan pada bagian kepala, punggung. “Lukanya memar dan bagian telinga kiri sakit. Akibat terkena pukulan sepatu yang digunakan Kartiana guru kelas 3,”kata ibu korban yang namanya tidak disebut kepada BeritaBulukumba.com.

Sementara kronologi kejadiannya menurut Resa saat dirinya bermain sarung tangan di halaman sekolah. Resa tak tau salahnya sehingga tiba-tiba guru Kartiana memanggilnya. “Secara mendadak dia mengeluarkan sepatunya dan langsung memukul saya dan dia memukul 5 kali,kepala,bagian belakang dan telinga bukan saya saja yang dipukul teman lain saya pun dipukul 5 orang,”ungkap Resa yang masih terbaring dirumahnya.

BACA JUGA:   Prabowo tolak hasil real count KPU

Orang tua korban kini menuntut oknum guru tersebut dipindahkan ke sekolah lain.”Saya tidak menerima perlakuan guru tersebut. Apabila tidak direspon tuntutan saya maka saya akan laporkan kepihak berwajib karena bukti-bukti sudah ada,hasil visum pun sudah ada,”terang ibu Resa.

Saat BeritaBulukumba.com melakukan konfirmasi ke sekolah hari ini, Rabu 10 September 2014, oknum guru tersebut tidak masuk mengajar. Pihak sekolah telah meminta maaf kepada keluarga korban, namun ditolak hingga tuntutan dipenuhi. Sementara ipara korban mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpahnya.

LAPORAN – KARSA JENEPONTO

Pos terkait