Diduga pin emas DPRD ada mark-up

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Jeneponto – Generasi pemuda penyelemat uang rakyat (Gempur) mempertanyakan anggaran pengadaan pin emas anggota Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto periode 2014-2019. Menurut sekjen Gempur, Hidayat, kadar emas yang dibagiakan tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Saat rapat tata tertib anggaran pengadaan, pin emas 40 legislator seberat 10 gram. Namun yang dibagikan hanya 5 gram,”katanya kepada BeritaBUlukumba.COm, Senin 22 September 2014.

Bacaan Lainnya

Menurutnya lagi, anggaran pin yang diduga di mark-up mencapai Rp 80 juta. “Indikasi kerugaian negara dari APBD. Berarti ini sudah melanggar tata tertib anggota DPRD” tegasnya.

BACA JUGA:   Gempur tolak keras RUU Pilkada oleh DPRD

Salah seorang anggota DPRD yang tidak disebutkan namanya mengaku kadar emas pin tersebut kurang dari kesepakatan. BeritaBulukumba.Com masih berusaha melakukan konfirmasi dari pihak Sekertaris DPRD soal dugaan ini.

LAPORAN KARSAR JENEPONTO

  • Whatsapp