Setelah Instagram, kini China blokir Yahoo

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BERITABULUKUMBA.COM-, Setelah Instagram kena blokir Senin (29/9/2014) oleh pemerintah China, kini giliran Yahoo yang diserang. Aksi pemerintah China ini merupakan imbas dari demonstrasi besar-besaran warga Hongkong yang menuntut demokrasi langsung dari pemerintah China.

Metode serangan ‘man-in-the-middle’ yang diterapkan oleh China diketahui dapat membuat jalur akses Yahoo yang biasanya dilindungi oleh enkripsi bisa ditembus.

Bacaan Lainnya

Parahnya lagi, pemerintah China melakukan penyensoran terhadap topik-topik pencarian warganya, terutama yang berkaitan dengan demonstrasi warga Hongkong yang sering disebut ‘Umbrella Revolution’. Oleh sebab itu, tautan-tautan yang berhubungan dengan demonstrasi Hongkong yang ada di Yahoo tidak akan bisa dibuka dari wilayah China daratan.

BACA JUGA:   Kini Nokia Lumia 630 bisa dipesan di Italia dan Australia, harga mulai Rp 2,3 juta

Kasus serangan tersebut telah dikonfirmasi oleh anggota GreatFire, sebuah kelompok aktivis anti-sensor China. Bahkan, komplain-komplain terhadap penyensoran beberapa artikel di Yahoo juga dilontarkan oleh pengguna Twitter di China.

Pakar teknologi dari organisasi HAM Access, Michael Carbone, juga mengamini jika serangan skala besar seperti yang tengah menimpa Yahoo hanya bisa dilakukan oleh organisasi besar seperti pemerintah China, Mashable (30/09). Sumber BBO News

Pos terkait