Mahasiswa UMI Peringati AMARAH di Taman Makam

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

MAKASSAR, BB – Aksi solidaritas mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tak bisa dibendung.

Meski mendapat larangan pihak rektorat dan aparat kepolisian memperingati hari April Makassar Berdarah (AMARAH) hari ini, namun mahasiswa tetap turun ke jalan.

Bacaan Lainnya

Aksi peringatan AMARAH yang mengakibatkan tiga mahasiswa UMI meninggal dunia, 24 April 1996 silam itu, akan dipusatkan di Taman Makam Panaikang Makassar.

Mereka rencananya menabur bunga dan menggelar doa bersama untuk temannya yang menjadi korban kekerasan aparat.

BACA JUGA:   Lagi, Mahasiswa UMI Makassar Ditemukan Tewas

“Kami tak akan melupakan perjuangan para pahlawan untuk rakyat,”teriak seorang orator saat melintas bersama iring-iringan kendaraan roda dua dan empat di jalan Urip Sumoharjo.

Menurut, Ippan, seorang mahasiswa UMI yang ditemui BeritaBulukumba.com, aksi ini sebagai bentuk solidaritas untuk korban AMARAH. Dia meminta agar peristiwa tersebut tidak dilupakan.

“Kita akan tetap memperingati hari sakral ini dan terus perjuangkan kasus kekerasan ini untuk diusut sampai tuntas,”tegasnya.

Akibat aksi ini, arus kendaraan di Jalan Urip sumoharjo mengalami kemacetan. Iring-iringan mahasiswa dari kampus UMI menuju taman makam Panaikang menguasai separuh ruas jalan.

Laporan: Cr10/Yahya