Arief Yahya dukung pariwisata berbasis masyarakat nelayan Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Inovasi pariwisata berbasis masyarakat nelayan di Bulukumba yang dirancang oleh mahasiswa ITB menarik perhatian Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Saat mengunjungi Wahana Museum Satu di Gelaran Pasar Seni ITB 2014, Arief Yahya menyempatkan diri untuk berdiskusi dan memberikan arahan serta dukungan agar inovasi ini bisa berjalan dengan baik dan mempunyai dampak yang besar bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia.

Museum Satu adalah salah satu wahana di Pasar Seni ITB yang menampilkan hasil karya-karya terkurasi dari mahasiswa ITB. Warani adalah salah satu inovasi pariwisata berbasis masyarakat nelayan yang dicetuskan oleh Try Juandha, Mahasiswa ITB asal Bulukumba. Bersama teman-temannya ia membuat sebuah bisnis sosial dengan memberikan edukasi tentang pariwisata dan membantu masyarakat nelayan di Lemo-lemo untuk mempromosikan kawasan mereka sebagai destinasi ekowisata. Menurut Juandha, wisata seharusnya bersifat edukatif dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama, dan pendekatan ekowisata adalah inovasi yang bisa mendatangkan pendapatan tambahan bagi masyarakat nelayan yang hidup di pesisir Bulukumba.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Sempat Didemo, Bupati Bulukumba Akhirnya Temui Kelompok Nelayan

“Ide Warani sejalan dengan salah satu program pemerintahan 1000 Desa Nelayan di kabinet Jokowi, semoga di masa depan bisa berkolaborasi dengan mahasiswa. Dan harus bisa dipikirkan agar model pariwisata seperti ini tidak mengganggu produktivitas nelayan untuk mencari ikan,” tanggap Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (PR)