Hasil aklamasi Munas Golkar 2014: Aburizal Bakrie ketua umum

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

DENPASAR,BB – Siapa ketua umum (ketum) Partai Golkar tahun 2014-2019?. Jawabannya sudah ditentukan dari hasil musyawarah nasional (munas) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali.

Ya, ABurizal Bakrir alias Ical kembali memimpin partai berlambang pohon beringin itu. Seperti dugaan banyak pengamat, ARB singkatan panggilan akrab Ical bakal memimpin Golkar. Bahkan muncul banyak skenario yang mengarah kepada hal tersebut.

Bacaan Lainnya

Ical adalah satu-satunya calon ketua umum di munas IX setelah dua bakal calon lain yakni MS Hidayat dan Airlangga Hartarto menyatakan mundur. Selain pemilihan ketua umum, sidang juga membahas tentang pembahasan tata tertib dan pembentukan formatur kepengurusan partai di tingkat DPP, DPD I, dan DPD II.

BACA JUGA:   Kini heboh foto mesra mirip ARB dan Marcella di FB

Pemilihan ketua umum (Ketum) Partai Golkar di Denpasar, Bali sempat berlangsung panas. Skenario aklamasi untuk kemenangan incumbent berhembus. Hal itu didukung dengan aturan di pasal 22 ayat (4) tata tertib Munas Golkar yang berbunyi “Masing-masing unsur peserta yang memiliki hak suara hanya dapat mencalonkan seorang bakal calon ketua umum dengan menyampaikan secara tertulis pernyataan mencalonkan dan memilih pada saat penyampaian pandangan umum.”

Kalimat mencalonkan dan memilih seakan mengunci para pemilik suara untuk memberikan mendukung caketum terkuat, Aburizal Bakrie. Banyak pihak yang menyimpulkan tatib ini sebenarnya kata lain dari aklamasi untuk kemenangan Aburizal Bakrie. “Tidak biasa Rapimnas dan Munas jaraknya pendek. Tidak biasa juga materi Munas tidak dirapatkan di forum pleno. Kejanggalan itu terjadi,” kata Airlangga di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali. (Foto hepinews)