Alasan Kurikulum 2013 dihentikan, bikin pelajar “sok tahu”

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA,BB – Penghentian pelaksanaan Kurikulum 2013 yang disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar-Menengah Anies Baswedan menuai kontroversi. Kritik tajam datang dari mantan Mendikbud, M Nuh yang menyebut sebagai langkah mundur dunia pendidikan.

Lalu apa alasan sehingga Kurikulum 2013 dihentikan?. Kurikulum 2013 telah diterapkan sejak Juli 2013. Meski masih ada beberapa sekolah yang hingga saat ini masih tidak siap dengan Kurikulum 2013.

Bacaan Lainnya

Anies Baswedan mengatakan bahwa penerapan Kurikulum 2013 tidak seimbang dengan kesiapan pelaksanaan. Termasuk dengan kajian sehingga Kurikulum 2006 dihentikan. Penerapan Kurikulum 2013 menurutnya terlalu dipaksakan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun merinci isi Kurikulum 2013 yang memberatkan itu. Pada satu poin peraturan yang mewajibkan siswa menuntut ilmu dengan banyak porsi tanpa fokus satu bidang pendidikan.

“Indonesia itu butuh yang sedikit tahu, tapi tuntas. Jangan banyak tahu tapi separuh-separuh, jadinya sok tahu,” kata Lasro, di Balaikota Jakarta, Senin 8 Desember 2014.

Anies menginstruksikan bagi sekolah yang belum menggunakan Kurikulum 2013 selama tiga semester untuk kembali ke Kurikulum 2006. Namun jika telah berjalan selama tiga semester diminta tetap menggunakan kurikulum tersebut sembari menunggu evaluasi dari pihak berwenang.