Buruh Nyaris Bentrok dengan Aparat di Gedung DPRD Bulukumba

oleh

BULUKUMBA, BB – Ratusan buruh yang masih menduduki Gedung DPRD Kabupaten Bulukumba, Sulsel, nyaris bentrok dengan Aparat Kepolisian Kamis 2 Mei 2013.

Kejadian bermula ketika ratusan buruh tani dihalau aparat kepolisian saat akan menaiki tangga gedung. Tak terima ditahan, massa pun mencoba memaksa naik. Saling dorong antara pendemo dan aparat tak terelakkan.

Loading...

Perwakilan pendemo akhirnya diperbolehkan masuk hingga memenuhi ruangan aspirasi. Sebelumnya, pendemo marah karena yang dizinkan masuk hanya sebagian orang.

“Jangan main-main. Kami datang ke sini dengan pengorbanan. Jangan pancing kami membuat daerah ini banjir darah,”teriak Ustad Bucek, orator ulung dari AGRA.

Aksi buruh hari ini adalah lanjutan dari memperingati Hari Buruh Sedunia. Ratusan massa ini sejak kemarin sudah menduduki gedung DPRD Bulukumba.

Bahkan mereka rela menginap untuk memperjuangkan tuntutan atas perampasan tanah miliknya.

“Hari ini kami masih menduduki Gedung kita ini untuk meminta dukungan dari Anggota Dewan. Jika dukungan sudah jelas dan pasti, maka kami akan membubarkan diri,”kata Rudy Njet, aktivis AGRA.

Menurut Rudy, sedikitnya 2.700 Hektar tanah milik warga di sebelas desa diminta dikeluarkan dari hak guna usaha (HGU) PT Lonsum. Data tersebut menurutnya sudah sesuai dengan temuan tim verifikasi faktual dari Pemkab Bulukumba.

aksi ini mendapat pegawalan seratusan aparat kepolisian dan tentara. Jumlah personel mendapat tambahan 2 peleton BKO dari Polres Bantaeng dan Jeneponto.

“Sudah ada tambahan pengamanan 2 peleton dari Bantaeng dan Jeneponto,”kata sumber dari anggota kepolisian Bulukumba.

Laporan: CR7/Andi

Loading...