Rasa memiliki aset daerah berlebihan di Jeneponto

oleh

JENEPONTO,BB – Rasa memiliki terhadap aset daerah memang dianjurkan. Sehingga aset tersebut dapat terjaga dan dinikmati generasi pelanjut.

Namun berbeda di Kabupaten Jeneponto. Rasa memiliki aset daerah justru berlebihan. Sehingga sebagian aset daerah tidak digunakan sesuai fungsinya. Bupati Jeneponto pada sebuah kesempatan meminta agar warga dan pegawai Pemkab tidak terlelau berlebihan dalam penggunaan aset daerah.

Loading...

“Harapan saya seluruh komponen masyarakat di daerah ini (Jeneponto) termasuk PNS baik pejabat maupun staf agar mengurangi rasa memiliki yang sangat tinggi terhadap aset daerah,”katanya pada sebuah kegiatan pengelolaan Aset daerah belum lama ini.

Menurutnya rasa memiliki aset daerah yang berlebihan dapat pemicu terjadinya kesimpansiuran dan carut marutnya data aset daerah sehingga tidak jelas peruntukannya.

Kekecewaan bupati Jeneponto diungkapkan lantaran pelatihan pengelolaan aset daerah tidak dihadiri sejumlah perwakilan di daerah berjuluk Bumi Turatea itu. “Data base asset sampai saat ini kurang terkelola dengan baik sehingga beberapa tahun terakhir ini BPK memberikan predikat disclaimer kepada Pemda kecuali di Tahun 2010 Jeneponto sempat memperoleh Wajar Dengan Pengecualian (WDP),”tambahnya. (MJ/Foto – Humas Pemkab)

Loading...