Presiden SBY Serukan Penolakan “Kantor” OPM di Oxford Inggris

oleh

JAKARTA,BB – Presiden Susilo Bambang Yudhoyonno (SBY) mengatakan Indonesia menolak pembukaan kantor yang diklaim oleh anggota Organisasi Papua Barat Merdeka (OPM) di kota Oxford Inggris.

Selain itu, SBY juga menyatakan bahwa kegiatan para gerakan separatis di Oxford akan mengganggu hubungan kedua negara. Meski pemerintah Inggris menyatakan tetap mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Loading...

“Indonesia telah menyatakan penolakan & ketidaksenangan atas pembukaan “kantor” Gerakan Separatis Papua di Oxford Inggris,”tulis SBY di Twitter.

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa telah melayangkan protes keras kepada Pemerintah Inggris terkait pembukaan perwakilan Free West Papua atau Organisasi Papua Barat Merdeka.

Hal tersebut disampaikan Dubes RI di London kepada Pemerintah Inggris. Hal sama juga akan dilakukan kepada Kedubes Inggris di Jakarta. Meski Dubes Inggris untuk Indonesia Mark Canning sudah menyatakan bahwa pemerintahnya tetap mendukung keutuhan Indonesia dan memahami bahwa isu ini sangatlah sensitif.

“Tindakan tersebut juga bertolak belakang dengan pandangan masyarakat internasional yang secara tegas mendukung NKRI,” tegas Marty.

Laporan: CR17/Ahmad Ruslan

Loading...