Geng Motor Lukai Jurnalis Makassar, SBY Resah di Jakarta

oleh

MAKASSAR,BB – Aksi kekerasan terhadap dua jurnalis televisi di Makassar kini meresahkan Istana.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya angkat bicara melalui akun Twitter soal kekerasan oleh geng motor yang melukai Endi, kontributor Trans Tv tersebut.

Loading...

SBY pada statusnya menulis rasa simpatinya kepada korban atas kejadian tersebut. SBY menegaskan bahwa aksi itu telah membuat keresahan.

SBY di kalimat kedua tak lupa menyinggung kepolisian untuk menuntaskan kasus itu. SBY yakin Polri dapat menuntaskan kasus yang mencederai kemerdekaan pers tersebut.

“Kekerasan geng motor terhadap jurnalis di Makassar, Endi & Harun, sungguh meresahkan. Saya percaya Polri mampu menuntaskan kasus ini,” tulis SBY akun twitternya, Jumat 10 Mei 2013.

Di saat bersamaan sejumlah jurnalis dari berbagai perkumpulan melakukan aksi damai di Jalan Nikel Makassar. Mereka menuntut agar kasus kriminalisasi jurnalis dituntaskan.

Kapolda Sulselbar Irjen Pol Mudji Waluyo, oleh jurnalis, diminta mundur karena dinilai tidak mampu memberi kenyamanan bagi semua warga terutama profesi Jurnalis.

Sebagai simbol lambanya penangan kasus kekerasan pers, aksi tersebut dilakukan sekitar “polisi tidur”. Aksi ini menamakan diri solidaritas Lembaga-Jurnalis Indonesia Makassar (AJI, IJTI, PJI, PWI, PFI, KPJKB).

Seperti diketahui, dua jurnalis Makassar Endi, kontributor TransTV,  dan Harun, wartawan Fajar TV dirampok usai bertugas untuk liputan malam Kamis 9 Mei 2013 pukul 04.40 Wita.

Kedua jurnalis ini dicegat di jalan Urip Sumoharjo oleh kelompok geng motor yang membawa senjata tajam seperti badik, anak panah, dan ketapel serta. senjata api rakitan. Kawanan berhasil mengambil kamera dan ponsel Endy lalu menusuk pahanya dengan senjata tajam.

Polda Sulselbar telah membentuk tim khusus penanganan kasus Geng Motor. Tim tersebut melakukan mengawasi aktivitas geng motor.  Termasuk pengawasan terhadap bengkel-bengkel yang diduga berperan terhadap munculnya geng motor di Makassar

“Sekarang sudah dibentuk tim khusus untuk geng motor. Tim ini akan mengawasi aktivitas geng motor yang kerap melakukan aksi pencurian dengan kekerasan”Katanya kepada wartawan.

Laporan: Cr12/Nas/Mj

Loading...