GEMPAR Serukan Pilkada Damai di Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA, BB – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penegak Demokrasi (Gempar) menggelar aksi demonstrasi di Kantor KPUD Bulukumba, nyaris berakhir ricuh. Senin (03/08/2015).

Aksi mahasiswa ini dimulai sekitar pukul 09.00 wita di kantor Panwaslu Bulukumba, setelah itu mereka melanjutkan aksinya ke Kantor KPUD Bulukumba, dengan berjalan kaki sambil membawa keranda mayat.

Dalam aksi ini mereka mendesak pihak KPU setempat menyelenggarakan Pilkada dengan baik. Dan menegakkan segala bentuk aturan yang ada. Serta menyelenggarakan Pilkada damai dan tidak memihak pada salah satu pasangan calon. Tak hanya itu mahasisiswa juga meminta pihak KPU setempat untuk menghilangkan politik Barat, Timur dan Utara.

” Kami minta KPU dapat menyelanggarakan Pilkada dengan baik dan tidak berpihak ke calon manapun serta dapat menghilangkan politik Bulukumba Barat, Timur dan Utara karena kita adalah satu, adalah Bulukumba. kata Rakhmat Ardiansyah Kordinator Aksi. Senin(03/08/2015) Rahmat juga menambahkan soal mekanisme yang dilakukan KPU tidak berjalan efektif, diantaranya saat prosesi pendaftaran Bakal Calon Ungkapnya, Senin(03/08/2015)

Dan Saat di konfirmasi oleh Beritabulukumba.com Ketua KPUD Bulukumba Azikin Patedduri menyampaikan soal mekanisme pendaftaran balon bupati dan wakil bupati “Tidak ada balon bupati yang mendaftar setelah batas waktu yang ditentukan yakni pukul 16.00 Wita. Ada balon yang mendaftar pukul 14.40 Wita saat itu dan diberi waktu untuk memastikan partai pengusungnya sampai pukul 00.00 Wita,” kata Azikin. (03/08/2015)

” Kecuali mendaftar setelah pukul 16.00 Wita baru diberi waktu hingga pukul 00.00 Wita, itu melanggar namanya. Tapi sepanjang mendaftar sebelum pukul 16.00 Wita itu tidak melanggar aturan,” Jelas Azikin.

Laporan: ARN

  • Whatsapp