Giliran Nasabah Polisikan PT Amanah Finance

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor PT Amanah Finance sering didengar mempolisikan warga. Namun kali ini PT Amanah Finance dipolisikan oleh warga yang merasa dirugikan.

Darwis Arsyad, warga jalan S Parman Bulukumba melaporkan perusahaan pembiayaan PT Amanah Finance ke Polres Bulukumba, Senin (23/8). Dia melaporkan PT Amanah Finance lantaran Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) miliknya mobil jenis Hilux tak kunjung diberikan meski sudah lunas tahun lalu.

Menurutnya, pihaknya terpaksa membawah masalah ini ke ranah hukum, karena masuk sebagai kasus penggelapan. Sebab, pembayaran mobil melalui jalur kredit di PT Amanah Finance, sudah melunasi semua sejak 30 September 2014 lalu. Bahkan, semua sudah dibayar, namun sampai sekarang BPKB yang menjadi haknya belum diberikan. Setiap melakukan penagihan hanya selalu dijanji segera akan diserahkan. “Ini sudah menjadi hak saya. Kami sudah melunasi kreditnya sejak tahun lalu. Tapi, giliran saya minta, selalu dia bilang masih dalam proses,” ujarnya, kemarin.

Dia mengaku, sudah beberapa kali mendatangi kantor pembiyaan PT Amanah Finace yang di Bulukumba, bahkan sampai ke Makassar, namun sampai saat ini pembiyaan hanya mampu menjanji dan tidak kunjung merealisasikan dengan memberikan surat bukti kepemilikannya. Kejadian ini, kata dia, bukan satu orang saja yang menjadi korban, sudah ada beberapa nasabah lainnya. Mereka sudah memenuhi kewajibannya, hanya saat giliran nasabah meminta malah diabaikan. “Sudah lama saya kasih waktu mengurus. Ini kan hak saya sebenarnya,” jelasnya.

Darwis menuntut pihak kepolisian memproses kasus pelaporannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab, menyakini jika polisi melakukan pengembangan maka akan menemukan beberapa korban lagi, karena masuk penggelapan. Meski, dia menduga jika BPKB nasabah belum diserahkan karena sengaja menjaminkan. “Kami harap ini diproses secara transparan, supaya tidak terulang pada berikutnya. Karena ini merugikan nasabah. Tapi, saya dengar BPKB mobil warga dijaminkan. Makanya, masih tertahan,” katanya.

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Humas Polres Bulukumba, AKP Andi Syarifuddin, membenarkan ada laporan warga terhadap pembiayaan PT Nasabah Finance Bulukumba. Menurutnya, saat ini penyidik kepolisian sedang melakukan pengembangan pasca pelaporannya. “Iya, ada laporan masuk dari warga. Dia melaporkan kasus dugaan penggelapan yang dilakukan PT Amanah Finance. Selanjutnya, polisi akan melakukan pengembangan akan kebenarannya,” tandasnya. (bb/jet)

  • Whatsapp