UIT Makassar Di Ujung Tanduk?

  • Whatsapp

MAKASSAR,BB – Akibat penonaktifan kampus Uiniversitas Indonesia Timur (UIT) oleh Kemenristek Dikti 6 Agustus 2015, mahasiswa mulai cemas. Tak sedikit mahasiswa merasa resah takut UIT benar-benar ditutup oleh pemerintah.

Sebelumya pada Kamis 17 September 2015, sejumlah mahasiswa juga menggelar unjuk rasa di kampus UIT di Jalan Rappocini, Makassar. Intinya mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) UIT meminta agar rektor mundur. Sehingga dengan adanya rektor baru dapat memperbaiki manajemen Universitas yang memiliki banyak alumni di Sulsel itu.

“Yang kami sangat sesalkan pada rektor, tidak memiliki kerja yang nyata sehingga kampus dinonaktifkan Dikti,”ujar Fahmy Wardany selaku kordinator lapangan (korlap) aksi.

BACA JUGA:   Pengamat Nilai Tepat OJK Dorong Manajer Investasi Syariah

Salah seorang mahasiswa, Arman TH, turut prihatin dengan kondisi kampusnya. Bahkan ia sangat terpukul dengan kabar itu karena sudah memasuki kuliah semester 6. “Sangat cemas karena takut UIT benar-benar bubar. Semoga saja tidak dan bisa memperbaiki manajemen,”katanya, Minggu 20 September 2015.

Pos terkait