Mayat Wanita Berbaju Hello Kitty dan Berkalung “Karmila” di Tanjung Bunga

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

MAKASSAR,BB – Warga Tamalate geger dengan penemuan mayat wanita dengan mengenakan kalung bertuliskan “Karmila” di Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin 28 September 2015. Penemuan mayat perempuan ini geger sejak pagi pukul 08.00 Wita, tepatnya Jembatan Batas Kec Tamalate – Kec Mariso.

Mayat tanpa identitas itu langsung dibawa ke Ruang mayat RS Bhayangkara untuk digelar visum oleh tim medis Dokpol Polda Sulsel. Mayat perempuan itu berdasar hasil identifikasi dan visum mengenakan kalung berwarna silver bertuliskan Karmila.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Pukul 15:00 Nanti, Pengumuman Jalur Mandiri UNM 2015 Diirilis

Terdapat luka tusuk benda tajam pada pada bagian dada kiri dan luka iris di pipi sebelah kiri panjang 7 Cm. Selain itu, perempuan ini juga menderita luka gorok pada bagian leher. Ciri-ciri lain mayat wanita tersebut mengenakan baju berwarna pink bermotif bunga dan hello kitty. Ada cincin di jari manis warna silver. Tinggi badan 165 Cm dan Rambut lurus sebahu. Kulit sawo matang dan umur kira-kira 25 – 30 tahun.

Update:
Polisi menangkap seorang pria yang diduga kuat pelaku pembunuhan terhadap Karmila (17), Selasa (29/9/2015). Pria bernama Wahyu itu, disebut-sebut sebagai pacar almarhum Karmila. Kapolsek Tamalate Kompol Suaeb Madjid membenarkan informasi penangkapan seorang pria. Ia mengatakan, lelaki yang berprofesi cleaning service di Gedung Graha Pena tersebut sementara menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Mapolsek Tamalate. “Benar ada ditangkap, tapi nanti saja yah informasi lengkapnya. Ini kita masih periksa,” katanya.

BACA JUGA:   Eks Pengemis Makassar Butuh Bantuan Pemkot Pasarkan Hasil Kerajinan Tangan

Wahyu dan Karmila menjalin asmara namun jarang bersua. Menurut teman korban, Rizki, Karmila keluar pada Minggu malam, (27/9/2015). Saat meninggalkan rumah, teman bertanya hendak kemana. Almarhumah menjawab dengan candaan, “Ada tong,”. Ternyata belakangan Karmila diketahui keluar dengan Wahyu. Pria yang berprofesi sebagai cleaning service itu sudah menunggu di di depan Alfamart, Jl Manuruki 2. “Sampai pukul 10.00 malam, Karmila dicari-cari sama orang dipanti lantaran belum pelung-pulang,” tutur Rizki, penanggung jawab Panti Asuhan Raodah saat ditemui di RS Bhayangkara, Selasa (29/9//2015) malam. (Foto Twitter.com)

Pos terkait