Diduga Patah Hati, Pemuda Tana Toraja Gantung Diri di Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA, BB — Diduga karena tak kuat menghadapi masalah percintaan, Eliyas (30) nekat mengakhiri hidupnya, dengan menggantung diri dengan sarung di dalam sebuah bangunan dikelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Bulukumba itu gantung diri pada rumah kosong. Tepatnya di areal perumahan karyawan PT Asindo, selasa 29 September pukul 07:30 wita kemarin

Pria ini ditemukan tewas didalam sebuah bangunan pos milik PT.Aspindo dari informasi yang didapat di TKP, pria tersebut juga bekerja di perusahaan yang bergerak dibidang tambak tersebut.

Bacaan Lainnya

Elyas yang diketahui beridentitas asli Kabupaten toraja ini awalnya di temukan oleh salah seorang rekannya bernama Taufik yang juga bekerja di perusahaa  tersebut, awalnya sekitar pukul 07:15 Taufik yang hendak bekerja ditambak kemudian hendak mengambil sekop di pos tersebut namun pintunya tertutup kemudian taufik mengintip dari balik jendela kemudian melihat mayat Elyas yang sudah tewas tergantung, pertama ditemukan posisi leher terjerat sarung tergantung setinggi sekitar 3,5 meter.

BACA JUGA:   Pria Indamayu gantung diri tinggalkan pesan untuk teman FB

“Korban kelahiran asli Tana Toraja. Pada tubuh korban ditemukan identitas lengkap. Kondisinya sudah tergantung,”kata Iwan salah seorang warga Kelurahan Mariorennu yang ikut menyaksikan olah tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (29/9)

Rekan korban yang lain Ronald (27) juga menyampaikan Pada hari sebelumnnya Senin (28/9) memang korban berpamitan kepadanya untuk menemui pacarnya karena ada seauatu hal yang hendak disampaikan pacarnya tersebut.

Kemudian sekitar pukul 21:00 Elyas datang menemui kami dan menceritakan bahwa pacarnya dilamar oleh pria lain dan sang pacar tak bisa berbuat apa apa lantaran itu sudah keputusan dari orang tuannya, Ungkapnya.

Pemuda Gantung DiriKapolsek Gantarang Kompol Muh Jufri menjelaskan, kematian korban murni gantung diri. Dugaannya karena ditinggal kekasih yang akan menikah dengan lelaki lain tiga hari ke depan. “Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ini murni gantung diri,”ungkapnya.

BACA JUGA:   Tongkonan Selamat Datang di Tana Toraja

Setelah dilakukan pengembangan dengan memeriksa telpon seluler korban, melalui Short Messege (SMS) terakhirnya tertanggal 29 September pukul 00:38 yang ditujukan kepada kekasihnya dengan nama kontak”Istriku” terungkap, korban sangat sakit hati. “mat mlm all slmt tgal kt bedua aku ini akn tgalkan kerjaanku d sini gara2 kt..krna qa syang km dan tryata km igkari janji km sm sy…tp km prgi sm org lain kebanggaanku.slma ini sd sia2.. dan igat2 itu peggorbananku sm tmnku wktu hri itu.slmt tgl smoga km bhagia dan igat2lah nmku mugki itu mi plhanku..ok”

Sebelum melakukan SMS itu, ditemukan juga panggilan keluar sekitar satu menit sebelum sms itu dikirim. Begitu bunyi sms terakhirnya kepada pacarnya. Itu dikirim dua kali secara berurutan,”ungkapnya.
Informasi yang dikumpulkan pihak polsek setempat, kekasihnya itu akan menikah tiga hari ke depan dengan lelaki lain yang akan bertempat di kecamatan Ponre. “Informasi yang kami terima seperti itu. Kemudian korban akan bawa ke gereja dan mengantarnya kembali ke tanah kelahirannya yakni Tana Toraja,”tambahnya.

BACA JUGA:   Heboh di FB, Perempuan Madura Gantung Diri di Jembatan Lengkong?

Rencananya mayat Elyas akan dipulangkan ke tempat kelahirannya di Desa Renbon, Kec. Salu Putih Kab. Tana Toraja untuk dimakamkan (Arnas)