Niat dan Keutamaan Puasa Tasu’a Asyura 9-10 Muharram

oleh
image
Asyura 10 Muharram, tahun 2015

Apakah anda yang berencana menjalankan ibadah puasa Tasu’a dan Asyura pada 9 dan 10  Muharram. Nah berikut kami bagikan bacaan niat dan keistimewaan Puasa Tasu’a dan Asyura tahun 1437 H atau 2015.

Lafadz Bacaan Niat Puasa Tasu’a (9 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْم تَاسُعَاء سُنَّة لله تَعَالى

Tulisan Latin: Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala. Artinya dalam bahasa Indonesia. “Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala”.

Lafadz Bacaan Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْم عشرسُنَّة لله تَعَالى

Tulisan Latin: Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala. Artinya jika dalam bahasa Indonesia “Saya niat puasa hari asyura , sunnah karena Allah ta’ala”.

Seperti dikabarkan sebelumnya, hari Tasu’a jatuh pada tanggal 22 Oktober 2015 dan 23 Oktober 2015. Keutamaan dan keistimewaan puasa ini akan menghapus dosa Hamba Allah yang sungguh-sungguh menjalankan. Sebenarnya Puasa Asyura dapat dilakukan pada 10 Muharram saja.

Rasulullah Muhammad Saw bersabda;‎
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ الله المُحَرَّمُ. وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةَ، صَلاَةُ اللَّيْل

ِ‎ “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. (HR. Abu Daud dlm Sunan-nya dari Abu Qatadah Ra)‎.

صَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ

“Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”.

Namun beberapa ulama menyarankan agar dilakukan juga sehari sebelum  dan lebih baik jika ditambah sehari setelah. Sehingga dilakukan pada 9, 10 dan 11 Muharram atau tanggal 22, 23 dan 24 Oktober 2015. Tingkatan puasa Asyura yakni pertama tanggal 10 Muharram saja, lalu Tanggal 9 dan 10 Muharram dan tabggak 9,10 dan 11 Muharram.