Kota Bogor dan Bekasi Paling Tidak Toleran di Indonesia

oleh

JAKARTA,BB – Kota Bogor dan Bekasi menjadi daerah paling tidak toleran menurut survei Setara Institute di Indonesia. Sedangkan paling toleran ditenggeri Kota Pematang Siantar termasuk Manado.

Setara Institute merilis 10 kota dengan tingkat toleransi paling tinggi adalah Pematang Siantar, Salatiga, Singkawang, Manado, Tual, Sibolga, Ambon, Sorong, Pontianak dan Palangkaraya.

Loading...

“Itulah 10 kota tertoleren 2015 berdasarkan indeks yang kami buat. Tujuan pengindeksan ini untuk mempromosikan kota-kota yang dianggap berhasil sehingga bisa menjadi pemicu kota-kota lain untuk bergegas membangun toleransi di wilayahnya,” kata Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani dalam konferensi pers di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta, Senin (16/11).

Ismail menjelaskan pengukuran tersebut menggunakan dua paradigma, negative rights dan positive rights. Paradigma negative rights sesuai dengan karakter kebebasan beragama yang merupakan bagian dari rumpun kebebasan sipil politik.

“Dengan perspektif ini, semakin negara tidak mencampuri urusan kebebasan beragama atau berkeyakinan maka semakin toleran kota tersebut,” ungkapnya.

“Sementara perspektif positive rights dengan memeriksa tindakan positif pemerintah kota dalam mempromosikan toleransi, baik yang tertuang dalam kebijakan, pernyataan resmi, respon atas peristiwa maupun upaya membangun budaya toleransi di masyarakat,” tambah Ismail.

Setara membuat indeks berdasarkan empat variabel indikator yang meliputi regulasi pemerintah (RPJMD dan Perda Diskriminatif), tindakan pemerintah (pernyataan dan respons pemerintah), regulasi sosial (peristiwa terkait intoleransi), dan demografi agama (komposisi penduduk berdasarkan agama).

Obyek penelitian Setara Institute adalah 94 kota dari 98 kota di seluruh Indonesia. Kota-kota administrasi di DKI Jakarta digabung menjadi Kota DKI Jakarta karena kota-kota ini tidak punya kewenangan mengeluarkan peraturan perundang-undangan.

Penelitian dilakukan sejak 3 Agustus sampai 13 November 2015. Indexing ini dilakukan dengan menggunakan skala 1-7 dengan 1 untuk nilai terbaik (paling toleran) dan 7 nilai terburuk (paling tidak toleran).

“Kota Pematang Siantar, Salatiga, Singkawang, Manado, dan Tual merupakan kota paling tertoleran dengan skor masing-masing 1,47. Disusulkan kota Sibolga, Ambon, Sorong, Pontianak dan Palangkaraya dengan skor masing-masing 1,59,” ujar peneliti Setara Institute Aminuddin Syarif.

Pada kesempatan yang sama, Aminuddin juga mengungkapkan 10 Kota Toleran Terbawah 2015, yakni Bogor (5,21), Bekasi (4,68), Banda Aceh(4,58), Tangerang (4,26), Depok(4,26), Bandung(4,16), Serang (4,05), Mataram(4,05), Sukabumi(4,05), Banjar(4,05) dan Tasikmalaya (4). (Suara Pembaruan)

Loading...