Persalinan Banyak Pakai Jasa Dukun di Bulukumba

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Tak bisa dipungkiri hingga saat ini banyak persalinan masih menggunakan jasa orang pintar atau dukun di Kabupaten Bulukumba Sulsel.

Hal itu terungkap pada diskusi jurnalis warga, bidan, dan wartawan yang difasilitasi USAID (United States Agency for International Development), dan Jurnal Celebes (Journalist Network for Environmental Agency), di Warkop Ezpresso Bulukumba, Kamis 30 Mei.

Bacaan Lainnya

Sehingga saat ini pusksesmas menggiatkan program kemitraan dukun dan bidan dalam proses persalinan.

BACA JUGA:   Kabupaten Selayar dan Jeneponto Terima Bidan PTT 2013

“Petugas meminta para dukun membantu bidan melakukan persalinan dan sebaiknya dilakukan di Puskesmas,” kata Yuliana, Koordinator Bidan di Puskesmas Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale.

Ia mengakui persalinan dengan jasa dukun menjadi tradisi dan kultur masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bulukumba. Bersalin melalui dukun masih cukup tinggi, sehingga pihaknya terus mensosialisasikan tentang proses persalinan yang lebih aman jika ditangani bidan. Apalagi, sekarang sudah gratis karena ada Jampersal (Jaminan Persalinan).

Meski demikian masih ada dukun yang tidak bisa bekerjamasama dengan petugas puskesmas dalam hal ini bidan.

“Sebagai contoh, baru 35 dari 50 dukun yang bersedia berkerja sama dengan bidan di Rilau Ale. Selebihnya susah diajak,” katanya.

BACA JUGA:   Semua Bidan PTT Bakal Jadi PNS

“Persalinan memang tetap harus didampingi tenaga medis, meskipun dilakukan oleh dukun,” tambah Fasilitator Jurnal Celebes, Aniswati Syahrir.

Laporan: Cr14/Iwan

Pos terkait